Ekspor Nonmigas Indonesia Tembus 54,17 Miliar Dolar AS hingga September 2026

Ekspor Nonmigas Indonesia Tembus 54,17 Miliar Dolar AS hingga September 2026
Ilustrasi ekspor nonmigas Indonesia. (Dok.Pixabay)
0 Komentar

Ekspor nonmigas menyumbang 26,64 miliar dolar AS dengan pertumbuhan 12,39 persen. Sebaliknya, ekspor migas tercatat sebesar 950 juta dolar AS atau turun 0,99 persen.

Pada periode yang sama, nilai impor mencapai 24,23 miliar dolar AS, meningkat 18,41 persen secara tahunan. Impor nonmigas tercatat sebesar 20,96 miliar dolar AS atau tumbuh 17,59 persen, sedangkan impor migas mencapai 3,27 miliar dolar AS dengan kenaikan 23,94 persen.

Perbedaan antara nilai ekspor dan impor tersebut membuat Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar 3,36 miliar dolar AS pada September 2026.

Baca Juga:Percikan Las Menyambar Terpal, Fasilitas Wall Climbing Unjani Cimahi TerbakarLindungi Peternak, Kementan Perkuat Harga Ayam 

Surplus bulanan tersebut terutama berasal dari perdagangan nonmigas yang mencatatkan kelebihan sebesar 5,67 miliar dolar AS. Komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja menjadi penyumbang utama surplus.

Namun, kinerja perdagangan migas masih menunjukkan tekanan dengan defisit sebesar 2,31 miliar dolar AS pada September 2026.

Secara kumulatif, surplus perdagangan nonmigas Indonesia selama Januari-September 2026 mencapai 34,21 miliar dolar AS. Sementara itu, perdagangan migas masih mencatatkan defisit sebesar 23,60 miliar dolar AS.

Dengan demikian, surplus perdagangan Indonesia sebesar 10,61 miliar dolar AS hingga September 2026 mencerminkan kontribusi positif sektor nonmigas dalam menopang kinerja perdagangan luar negeri di tengah meningkatnya nilai impor.

0 Komentar