Hadapi Musim Hujan, Pengendara Motor Perlu Kuasai Teknik Pengereman dan Jaga Jarak Aman

foto ilustrasi
foto ilustrasi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki musim hujan, pengendara sepeda motor perlu meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi jalan yang basah. Permukaan jalan yang licin, genangan air, serta jarak pandang yang terbatas akibat hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tidak mengantisipasinya dengan baik.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah teknik pengereman dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Pada kondisi jalan basah, daya cengkram ban terhadap permukaan jalan dapat berkurang sehingga pengendara membutuhkan ruang dan waktu lebih untuk memperlambat laju kendaraan. Oleh karena itu, pengendara perlu mengendalikan kecepatan, mengoperasikan rem secara tepat, serta menjaga jarak aman selama perjalanan.

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, mengingatkan bahwa berkendara saat hujan membutuhkan konsentrasi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kondisi jalan.

Baca Juga:Jangan Abaikan Kondisi Ban, Ini Tips Menjaga Sepeda Motor Honda Tetap PrimaKinerja Unggul dan Konsisten Perluas Inklusi Keuangan, BRI Berhasil Raih Empat Penghargaan Top 20 FIA 2026

“Berkendara saat hujan membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama dalam mengatur kecepatan, melakukan pengereman, dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Hindari melakukan pengereman secara mendadak karena kondisi jalan yang licin dapat meningkatkan risiko ban kehilangan daya cengkeram. Dengan berkendara secara halus, menjaga jarak aman, dan selalu mengutamakan keselamatan, pengendara dapat mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan,” ujar Ludhy Kusuma.

Untuk membantu pengendara tetap aman saat melintasi jalanan basah, berikut beberapa tips berkendara yang dapat diterapkan.

1. Lakukan Pengereman Secara Halus dan Bertahap

Saat melintasi jalan basah, hindari menarik atau menekan tuas rem secara mendadak. Pengereman yang terlalu keras dapat menyebabkan ban kehilangan daya cengkeram dan membuat kendaraan sulit dikendalikan, terutama ketika pengendara sedang menikung.

Gunakan rem depan dan belakang secara terkontrol sesuai kondisi jalan dan situasi berkendara. Lakukan pengereman secara bertahap, dengan meningkatkan tekanan rem secara halus agar kecepatan kendaraan berkurang secara terkendali. Usahakan mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan dan hindari melakukan pengereman keras saat motor sedang miring.

Bagi pengguna sepeda motor manual, penurunan gigi secara bertahap dapat membantu memperlambat kendaraan. Namun, lakukan dengan halus agar perubahan putaran mesin tidak mengganggu kestabilan roda.

0 Komentar