Lansia di Tomo Sumedang Diduga Tenggelam di Sungai Cimanuk, Tim SAR Lakukan Pencarian 

Kantor SAR Bandung terjunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap seorang lansia yang diduga tenggelam di Su
Kantor SAR Bandung terjunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap seorang lansia yang diduga tenggelam di Sungai Cimanuk, tepatnya di wilayah Desa Cipeles, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Kantor SAR Bandung for Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang perempuan lanjut usia diduga tenggelam di Sungai Cimanuk, tepatnya di wilayah Desa Cipeles, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Korban diketahui bernama Enah (78), warga Dusun Kirarambay, Desa Cipeles, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Peristiwa tersebut diprakirakan terjadi sekira pukul 11.00 WIB pada Senin (26/10/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung pun menerjunkan tim ke lokasi usai menerima laporan mengenai seorang perempuan lanjut usia yang diduga tenggelam di Sungai Cimanuk tersebut.

Baca Juga:SMAN 21 Bandung Wakili Jabar di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Berebut Juara Nasional di Istora SenayanReuni 40 Tahun Alumni ITB 86, Siap Bersinergi Atasi Persoalan Bandung hingga Berkontribusi untuk Indonesia

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui biasa beraktivitas mandi di pinggir Sungai Cimanuk. Akan tetapi, hingga malam hari, Enah tidak kunjung kembali ke rumah.

Warga yang melakukan pencarian di sekitar sungai menemukan pakaian milik korban di pinggir sungai. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan dilanjutkan dengan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian hilangnya korban pada Selasa (27/10/2026).

“Setelah melakukan koordinasi dengan Polsek Tomo untuk memastikan kebenaran informasi, Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Cirebon pada pukul 11.30 WIB untuk melaksanakan operasi pencarian,” katanya melalui pesan tertulis yang diterima Jabar Ekspres.

Dijelaskan Ade, operasi pencarian dilaksanakan dengan mengerahkan personel dan peralatan yang sesuai untuk mendukung proses pencarian di area sungai.

Tim SAR gabungan akan melaksanakan upaya pencarian secara optimal dengan memperhatikan kondisi di lapangan serta mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

“Kami juga berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan agar pelaksanaan operasi dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga:Update Kasus Penyerangan di Caringin, Sejumlah Terduga Pelaku Berhasil Diciduk Sunset di Pantai 2026 Bawa Pesan Konservasi, 102 Bibit Mangrove Ditanam di Pulau Pramuka

Disampaikan Ade, dalam pelaksanaan operasi SAR, tim membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit perahu karet atau LCR, satu set peralatan SAR air, alat komunikasi, serta alat pelindung diri (APD) personal.

“Kantor SAR Bandung mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika mandi atau melakukan kegiatan lainnya di area yang berpotensi membahayakan keselamatan,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar