Selain itu, transparansi mengenai target dan realisasi program juga penting agar masyarakat dapat menilai capaian pemerintah secara objektif.
“Kalau ingin membangun Bandung secara bersama-sama, kolaborasi harus terlihat dalam proses pengambilan kebijakan, bukan hanya dalam pernyataan politik. Wali kota dan wakil wali kota perlu memiliki kesamaan informasi, arah kebijakan, dan komitmen terhadap target pembangunan,” pungkasnya.
Pada akhirnya, evaluasi terhadap Farhan-Erwin tidak cukup hanya mempertanyakan apa yang sudah dicapai, tetapi juga bagaimana capaian tersebut dihasilkan dan sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat.
Baca Juga:Raih Mandaya Award 2026, Jawa Tengah Sabet Predikat Provinsi Terbaik Pengentasan KemiskinanTaj Yasin Kunjungi Keluarga Syabilla, Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov
Keberhasilan pemerintahan daerah membutuhkan kepemimpinan yang efektif, birokrasi yang solid, serta koordinasi yang berjalan baik. Dengan demikian, capaian pembangunan tidak hanya menjadi angka dalam laporan kinerja, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata bagi warga Kota Bandung. (dam)
