Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Polda Jabar Libatkan Ribuan Personel

Ist. Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung pada beberapa waktu lalu. Dok. Jabar Ekspres.
Ist. Operasi Patuh Lodaya di Kota Bandung pada beberapa waktu lalu. Dok. Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar), resmi menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026. Kegiatan yang digelar selama 14 hari mulai dari tanggal 26 Oktober – 8 November 2026 nanti, 2.000 personel akan dilibatkan dalam Operasi Patuh Lodaya 2026 tersebut.

Wakapolda Jabar Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi mengatakan, selama kegiatan berlangsung para petugas nantinya akan melakukan sejumlah tindakan atau penegakan hukum salah satunya melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) kepada para pengguna jalan raya yang melanggar aturan.

“Apel gelar pasukan ini merupakan sarana strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus menyatukan komitmen seluruh jajaran agar operasi berjalan optimal,” katanya, Senin, (26/10).

Baca Juga:Slamet Trail Run 2026 Jadi Upaya Pulihkan Wisata Guci TegalDuka Keluarga Nelayan Cipatujah, Polres Tasikmalaya Datang Membawa Kepedulian

Rachmad mengungkapkan, sesuai mandat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Polri bersama instansi terkait bertanggung jawab penuh mewujudkan keamanan dan kelancaran lalu lintas.

“Tanggung jawab tersebut dilaksanakan melalui pengaturan lalu lintas, edukasi, pencegahan kecelakaan, dan penegakan hukum yang profesional. Keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi terutama dari kemampuan mencegah kecelakaan, menekan fatalitas, dan meningkatkan kesadaran masyarakat,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh personel yang dilibatkan diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang edukatif, persuasif, serta humanis, dengan dukungan sanksi teguran hingga penindakan berbasis elektronik.

“Lima penekanan tersebut harus dilaksanakan secara konsisten dengan mengutamakan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Rachmad menuturkan, dengan adanya kegiatan ini seluruh masyarakat khususnya pengguna jalan raya dapat tetap mematuhi aturan atau ketentuan yang telah diberlakukan.

“(Karena) Keberhasilan operasi harus terlihat dari menurunnya pelanggaran dan kecelakaan, meningkatnya kepatuhan, serta tumbuhnya budaya keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.

(San).

0 Komentar