“Pariwisata tidak bisa berkembang hanya dengan mengandalkan potensi destinasi. Dibutuhkan komunikasi yang kuat, kolaborasi antarpelaku, serta inovasi yang terus dilakukan. Melalui SAPA PUTRI, kami ingin membangun ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat sinergi, dan melahirkan langkah-langkah nyata bagi pengembangan pariwisata Jawa Barat,” ujar Taufik.
Menurutnya, pertemuan informal seperti SAPA PUTRI dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpengurus sekaligus membuka ruang diskusi yang lebih cair. Dengan komunikasi yang terbangun secara rutin, berbagai peluang kerja sama diharapkan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti menjadi program yang memberikan manfaat bagi anggota maupun industri pariwisata secara luas.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena pengembangan destinasi wisata tidak hanya berkaitan dengan daya tarik yang dimiliki, tetapi juga kemampuan para pelaku industri untuk membangun jejaring, menyusun strategi bersama, dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan.
Baca Juga:XL Ultra 5G+ Makin Luas di Bandung, Internet Ngebut hingga 500 Mbps Dukung Aktivitas Kampus dan BisnisHari Santri 2026, Bupati Cecep Dorong Pesantren Tasikmalaya Lebih Profesional dan Adaptif
Melalui pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai dan interaktif, para pengurus diharapkan dapat menyampaikan ide serta membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan destinasi. Dengan begitu, komunikasi organisasi dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan kesepahaman dalam pelaksanaan program.
Perkenalkan D’Journey hingga Ulin ka Jabar
Selain menjadi ajang silaturahmi, SAPA PUTRI #01 juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan sejumlah program kerja Bidang IV, yakni SAPA PUTRI, D’Journey, dan Ulin ka Jabar.
Ketiga program tersebut menjadi bagian dari upaya DPD PUTRI Jawa Barat dalam memperkuat pengembangan, promosi, dan pemasaran destinasi wisata. Kehadirannya diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sekaligus meningkatkan kemampuan destinasi anggota dalam menjangkau pasar wisatawan.
Salah satu program yang diperkenalkan adalah D’Journey, yang diarahkan untuk mendukung pemanfaatan ekosistem digital pariwisata bagi destinasi anggota PUTRI.
Melalui pemanfaatan platform dan jaringan digital, destinasi wisata diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperluas jangkauan promosi, memperkenalkan daya tarik unggulan, serta menjangkau calon wisatawan secara lebih efektif.
Pemanfaatan kanal digital juga menjadi salah satu aspek yang relevan dalam pengembangan pariwisata saat ini. Strategi promosi yang tepat dapat membantu destinasi membangun visibilitas, memperkuat daya tarik, dan meningkatkan peluang kunjungan wisatawan.
