Warga Majalaya Kesulitan Air Saat Kemarau, Polisi Bangun Sumur Bor untuk 50 KK

Warga Majalaya Kesulitan Air Saat Kemarau, Polisi Bangun Sumur Bor untuk 50 KK
Warga Majalaya Kesulitan Air saat Kemarau, Polisi Bangun Sumur Bor untuk 50 KK. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

“Kita akan bersama-sama terus untuk membangun sumur. Saat ini memang banyak masyarakat yang membutuhkan. Kita akan coba survei dulu, baru membangun sumur bor tersebut,” ungkap Asep.

Sementara itu, Ketua LPMD Desa Sukamukti, Ahmad Sholeh (79), menyambut baik bantuan tersebut. Ia mengatakan, kesulitan air telah menjadi persoalan warga, terutama ketika musim kemarau membuat sumber air di sekitar permukiman mulai menyusut.

“Di sini sangat sulit sekali sehingga masyarakat itu berkelabakan tentang air, apalagi sekarang musim kemarau. Jadi kelabakan sama air,” ujar Ahmad.

Baca Juga:Kemarau Panjang dan El Nino, Lebih dari 1,2 Juta Warga Jabar Terdampak KekeringanKemarau Melanda Jabar, BPBD Catat 404 Karhutla dan 259 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Menurut Ahmad, sebagian warga selama ini memilih membeli air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Warga lainnya mengambil air dari area persawahan yang jaraknya cukup jauh dari permukiman.

Jarak sumber air tersebut diperkirakan mencapai satu kilometer. Kondisinya pun semakin sulit karena sumber air di wilayah timur mulai surut akibat kemarau.

“Kalau dari sini mah enggak ada pusat air. Gersang. Paling-paling sebelah sana, sebelah timur, juga sekarang sudah mulai surut,” ungkapnya.

Ahmad mengaku bersyukur atas pembangunan sumur bor tersebut. Ia menilai bantuan itu dapat meringankan beban warga yang selama ini harus mengeluarkan biaya atau menempuh perjalanan untuk mendapatkan air.

“Bagi saya selaku wakil masyarakat Desa Sukamukti, sangat berterima kasih sekali atas sumbangan air bersih ini,” katanya.

0 Komentar