Dies Natalis ke-72 UPI, Rektor Tegaskan Target Melesat Berdampak: Bidik 5 Subjek Masuk Ranking Dunia

Dies Natalis ke-72 UPI, Rektor Tegaskan Target Melesat Berdampak: Bidik 5 Subjek Masuk Ranking Dunia
Dies Natalis ke-72 UPI, Rektor Tegaskan Target Melesat Berdampak: Bidik 5 Subjek Masuk Ranking Dunia
0 Komentar

Pengembangan hasil riset menuju tahap komersialisasi juga terus dilakukan. Saat ini, terdapat enam produk inovasi yang sedang dalam proses komersialisasi, terdiri atas dua produk melalui skema lisensi dan empat melalui pembentukan perusahaan rintisan atau startup.

Dari pengembangan inovasi berbasis startup tersebut, dua perusahaan telah berdiri, sedangkan dua lainnya masih menjalani proses legalitas pendirian. UPI masing-masing memiliki porsi saham sebesar 10 persen pada perusahaan-perusahaan tersebut.

Salah satu contoh penerapan hasil penelitian yang mulai dirasakan masyarakat adalah pengembangan bionutrien oleh tim Program Studi Kimia UPI. Riset yang dirintis sejak 2006 itu memanfaatkan keanekaragaman hayati tumbuhan tropis yang diolah menjadi suplemen untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Baca Juga:YORUN 2026 Siapkan Mobil Listrik dan 7 Motor Yamaha Filano, Rizky Febian Siap Meriahkan AcaraFiberStar Dorong Efisiensi dan Keandalan Jaringan Bisnis melalui Solusi Digital Terintegrasi di Bandung

Produk tersebut kini diaplikasikan oleh Kelompok Tani Sugihmukti di Kampung Cigugur, Kabupaten Bandung Barat, untuk berbagai jenis tanaman sayuran.

Pengabdian Masyarakat Jadi Bagian dari Dampak Kampus

Bagi UPI, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari peringkat, jumlah publikasi, atau capaian akademik. Kontribusi terhadap penyelesaian persoalan sosial juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan tridarma.

Dalam pidatonya, Prof. Didi memaparkan keterlibatan UPI dalam sejumlah kegiatan penanganan bencana, termasuk dukungan untuk masyarakat terdampak banjir di Sumatera dan Padang melalui penanganan masalah kesehatan, pembangunan rumah reflektif surya atau RAFLESIA, serta pemulihan trauma pascabencana.

UPI juga berpartisipasi dalam pemulihan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur melalui pembangunan dua unit RAFLESIA.

Di wilayah Jawa Barat, UPI mengembangkan program listrik rakyat atau LIRA dan bedah rumah untuk membantu warga yang hidup tanpa akses listrik di daerah Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Program pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa turut dilaksanakan melalui dukungan pendanaan pemerintah maupun kegiatan bakti sosial yang dilakukan secara mandiri bersama masyarakat.

Persoalan kekurangan guru mata pelajaran di tingkat SMA dan SMK di Jawa Barat juga menjadi perhatian. Untuk merespons kebutuhan tersebut, UPI menginisiasi Program Penguatan Bidang Kependidikan melalui gerakan mahasiswa mengajar di Jawa Barat atau Probidik Gema Jabar.

Di tingkat nasional, UPI mendapat tugas mendampingi Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Cianjur dan Kota Tarakan. Pendampingan itu mencakup penyiapan tenaga pendamping pembelajaran, dukungan terhadap proses belajar, pembinaan, hingga pemantauan pelaksanaan program.

0 Komentar