Amankan Aksi Unjuk Rasa di Kota Bandung, Ribuan Personel Gabungan Siaga

Amankan Aksi Unjuk Rasa di Kota Bandung, Polda Jabar Kerahkan Ribuan Personel Gabungan 
Anggota kepolisian menggunakan sepeda motor melakukan penjagaan di kawasan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (20/10/2026). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026 di wilayah Kota Bandung.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif saat ditemui di kawasan Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Selasa, (20/10).

“3.248 personel (dikerahkan). Di beberapa titik, DPRD, kemudian Cikapayang, sama Simpang Lima,” katanya.

Baca Juga:HUT ke-75 Humas Polri, Polres Tasikmalaya Hadirkan Kepedulian Lewat Bantuan SembakoBukan Ekonomi RI, MSCI Soroti Tata Kelola Bursa

Teddy mengatakan, ribuan personel gabungan yang kini dikerahkan meliputi beberapa instansi terkait seperti Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung. Mereka dilibatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu untuk masa aksi, yang akan turun ke jalan hari ini, Teddy menyebut berasal dari beberapa aliansi mahasiswa hingga warga Dago Elos. Ia mengatakan, beberapa titik aksi akan terbagi di beberapa lokasi seperti diantaranya Gedung DPRD Jawa Barat, kawasan Asia Afrika, hingga Cikapayang.

Ia memastikan, seluruh personel gabungan nantinya akan ditempatkan di beberapa titik atau lokasi yang menjadi pusat aksi di wilayah Kota Bandung hari ini.

“Semua kita amankan, sudah kita ploating sesuai dengan yang tadi sampaikan Pak Kapolrestabes. Sudah kita plotting semua,” ungkapnya.

Teddy menuturkan agar aksi unjuk rasa hari ini nantinya dapat berjalan dengan lancar, seluruh alam menghimbau kepada seluruh massa aksi agar tetap mematuhi aturan yang yang telah diberlakukan.

“Yang penting tertib kemudian tidak anarkis tidak merusak fasilitas umum. Karena itu kan berasal dari pajaknya masyarakat juga. Jadi dari masyarakat oleh masyarakat untuk masyarakat itu aja sih,” Imbuhnya.

(San).

0 Komentar