2 Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Bandung Soroti Ekonomi hingga Pendidikan

Soroti dua tahun Prabowo-Gibran, sejumlah mahasiswa gelar aksi di depan kantor DPRD Jabar. Selasa, (20/10). Fo
Soroti dua tahun Prabowo-Gibran, sejumlah mahasiswa gelar aksi di depan kantor DPRD Jabar. Selasa, (20/10). Foto. Sandi Nugraha/Jabar Ekspres
0 Komentar

Menurut Aria, pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan pendidikan tidak hanya berfokus pada peluncuran program, tetapi juga memperhatikan kesiapan fasilitas dan pemerataan akses bagi masyarakat.

Mahasiswa juga menyoroti dugaan meningkatnya tindakan represif aparat serta kekhawatiran terhadap militerisasi dalam kehidupan sipil. Isu tersebut menjadi salah satu poin tuntutan yang disampaikan dalam aksi di depan Gedung DPRD Jabar.

Poin berikutnya berkaitan dengan evaluasi kabinet dan program pemerintah. Aria menyinggung sejumlah program, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menilai pemerintah perlu memiliki kerangka konseptual dan mekanisme evaluasi yang jelas untuk memastikan setiap program berjalan efektif.

Baca Juga:Cegah Kejahatan Sejak Dini, Kapolres Tasikmalaya Turun ke Jalan Sosialisasikan Call Center 110Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing, Gubernur Ahmad Luthfi Terus Upayakan Pemadaman

“Terus poin keempat, terkait dengan evaluasi kabinet dan program. Evaluasi ini ditujukan secara menyeluruh, baik program maupun kabinet. Kita sama-sama ketahui terkait dengan MBG, KDMP, sekolah tidak layak, dan lain-lainnya. Negara perlu membuat piloting ataupun kerangka konseptual agar program-program ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain mengevaluasi program pemerintah, Aria turut menyoroti komposisi kabinet yang dinilainya semakin besar. Ia mempertanyakan efektivitas struktur pemerintahan serta menekankan pentingnya evaluasi terhadap kinerja kabinet.

Adapun poin terakhir dalam tuntutan mahasiswa berkaitan dengan pembangunan. Mereka mendorong agar arah pembangunan nasional dapat menghadirkan keadilan sosial dan memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat.

Melalui aksi tersebut, Aria berharap berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan selama masa kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Ia menegaskan, evaluasi diperlukan agar kebijakan di bidang ekonomi, pendidikan, pembangunan, dan sektor lainnya dapat lebih responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.(San)

0 Komentar