“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar HMI dan KAHMI Kabupaten Tasikmalaya atas penghargaan, penghormatan, serta doa yang telah diberikan kepada almarhum ayahanda kami,” ungkap Burhanudin, Senin (19/10/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi karena organisasi tetap merawat ingatan tentang perjuangan almarhum dan menempatkannya sebagai bagian penting dari sejarah HMI dan KAHMI di Kabupaten Tasikmalaya.
“Terima kasih telah merawat ingatan tentang beliau dan telah menjadikan pengabdian almarhum sebagai bagian dari sejarah dan perjalanan organisasi yang beliau cintai,” lanjutnya.
Baca Juga:Dua Rumah dan Kandang Ternak di Tasikmalaya Ludes Terbakar, 12 Ekor Domba Mati TerpanggangBupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi Sudah Ingatkan Pentingnya Clean and Good Government
Pemberian penghargaan kepada dua tokoh tersebut menjadi salah satu momen penting dalam pelaksanaan Musda III MD KAHMI Kabupaten Tasikmalaya.
Di tengah dinamika dan tantangan organisasi, penghormatan terhadap para perintis menjadi pengingat bahwa keberlanjutan sebuah gerakan tidak terlepas dari jasa, gagasan, dan pengorbanan generasi sebelumnya.
Musda III pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda konsolidasi dan penataan kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen alumni HMI untuk menghadirkan kontribusi pemikiran dan aksi nyata bagi pembangunan daerah, kemajuan umat, serta kepentingan bangsa. (Hen)
