Bandung 1990: Lestari Tradisi, Hidupkan Kembali Pop Sunda

Bandung 1990
Konferensi pers Lestari Tradisi: Bandung 1990 yang digelar Titimangsa bersama Bakti Budaya Djarum Foundation di Bumi Sangkuriang, Bandung, Sabtu (17/10/2026). Para pembicara memaparkan semangat pelestarian kesenian Sunda dan kejayaan Pop Sunda di hadapan media.
0 Komentar

“Kadang-kadang kebenaran atau sesuatu yang bagus dianggap penting hanya karena viral. Padahal kita harus punya kepercayaan diri bahwa sesuatu yang bagus tidak selalu harus viral. Kami menyelenggarakan kegiatan ini karena yakin ada nilai baik di dalamnya,” kata Happy Salma.

Ia menambahkan, Lestari Tradisi merupakan wujud apresiasi besar bagi para seniman yang teguh menjaga dan mengembangkan seni tradisi. “Acara ini menjadi ruang pengingat agar kita menoleh kembali pada kompas kehidupan—dari mana kita berasal—supaya tidak gagap menghadapi masa depan.”

Kepedulian Happy Salma terhadap keberlangsungan budaya juga tercermin lewat karya terbarunya bersama rumah produksi Puri Aksara, dengan dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation, berjudul Di Bawah Langit Kita (Bertemu Para Penjaga Budaya). Serial dokumenter tiga episode berdurasi maksimal 15 menit itu disutradarai dan dipandu langsung oleh Happy Salma. Serial ini mengajak penonton mengenal sosok-sosok yang dengan ketekunan dan kecintaan terus merawat warisan leluhur di tengah perubahan zaman.

Baca Juga:Nyala Baca: Kebukit Indonesia Nyalakan Semangat Literasi di SDN Ciburial 03Buku Bantuan Tiba, Budaya Baca di Sekolah Lereng Bukit Makin Menyala

Berlatar wilayah Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, serial tersebut menelusuri kisah para penjaga tradisi melalui keterampilan menenun kain Futus, membuat perhiasan tradisional, hingga memainkan dan meneruskan musik tradisi. Di balik setiap keterampilan tersimpan pengetahuan, pengalaman, dan nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Serial ini melibatkan Felix K. Nesi sebagai penulis skenario sekaligus produser. Felix meraih Piala Citra 2025 untuk kategori Penulisan Skenario Film Panjang Terbaik melalui film Pangku. Karya-karyanya kerap mengangkat isu sosial dengan pendekatan humanis dan reflektif. Sementara Ony W. Pahlevi, yang juga bertindak sebagai produser, merupakan pembuat film dokumenter yang banyak mengangkat isu budaya dan identitas lokal. Film dokumenternya, Dongeng Sebuah Batik, masuk nominasi Festival Film Indonesia kategori Dokumenter Terbaik dan memenangkan Festival Film Nusantara 2019.

Serial Di Bawah Langit Kita (Bertemu Para Penjaga Budaya) akan tayang di kanal YouTube Indonesia Kaya mulai Senin, 19 Oktober.

Rangkaian Acara: Dari Pesta Rakyat hingga Konser Kolaborasi

Lestari Tradisi: Bandung 1990 dirancang sebagai festival interaktif yang bisa dinikmati berbagai kalangan. Pintu dibuka pukul 14.30 WIB. Pengunjung disambut area bazar Pesta Rakyat yang menghadirkan tenant UMKM lokal Bandung dan sekitarnya. Di sana tersedia kuliner otentik yang lekat dengan memori kolektif masyarakat Sunda—kupat tahu, surabi, mie kocok, cuanki, dan es campur—serta kerajinan khas seperti batik, pernak-pernik bertema angklung, fashion batik tenun, aromaterapi, dan jamu tradisional.

0 Komentar