Selain mengatur lokasi operasional, Pemkot Cimahi juga berupaya menyiapkan sumber daya manusia yang dapat mendampingi para penerima bantuan, khususnya dalam hal teknis pengoperasian dan perawatan kendaraan.
Maria mengatakan, pihaknya telah meminta agar ada personel dari daerah yang dibekali keterampilan untuk memberikan pendampingan teknis setelah pelatihan dari pemerintah pusat berakhir.
Upaya tersebut diharapkan dapat memastikan para penerima bantuan tetap memperoleh pendampingan apabila menghadapi kendala saat menggunakan becak listrik. Terlebih, kendaraan tersebut memiliki sistem pengoperasian yang berbeda dari becak konvensional.
Baca Juga:Terungkap! Siswi SMK di Tasikmalaya Diduga Jadi Target Pengantin Pesanan WNA ChinaJateng Akan Dijadikan Role Model Penanganan Tuberkulosis
Maria menambahkan, becak listrik bantuan tersebut mendapat perlindungan garansi selama satu tahun dari PT Pindad. Garansi itu diharapkan dapat membantu penanganan apabila terjadi kendala teknis pada kendaraan selama masa perlindungan masih berlaku.
Adapun penerima bantuan berasal dari masyarakat di seluruh wilayah Kota Cimahi. Pemerintah daerah akan mengatur penempatan setiap unit berdasarkan hasil pemetaan agar pemanfaatannya optimal tanpa mengganggu aktivitas lalu lintas.
“Penerimanya dari semua, se-Cimahi, masyarakat Cimahi,” tutup Maria.(Mong)
