BANDUNG – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mendukung perbaikan 20 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung. Program corporate social responsibility (CSR) itu digelar sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 11 tentang kota dan permukiman yang berkelanjutan.
Program renovasi rutilahu ini menjadi bagian dari upaya Telkom Indonesia dalam menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi warga. Melalui inisiatif tersebut, perusahaan berharap dapat membantu keluarga penerima manfaat keluar dari kondisi rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih sehat dan berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, SDGs Center Telkom University melakukan monitoring langsung ke lokasi pada Jumat (4/9/2026). Tim meninjau sejumlah rumah penerima manfaat guna melihat perkembangan renovasi sekaligus memastikan proses pembangunan berlangsung sesuai target yang telah ditetapkan.
Baca Juga:Perdana di Bandung, 40 Drummer Main Serentak di Braga CitywalkMasyarakat NTT Apresiasi Bantuan Kemanusiaan Rp2 M dari Pangdam III/Siliwangi dan Persit
Dalam peninjauan tersebut, tim mengevaluasi secara rinci kondisi bangunan dan progres pekerjaan di lapangan. Aspek kelayakan struktur bangunan serta keselamatan selama proses renovasi menjadi perhatian utama. Langkah ini dilakukan agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat optimal dan berkelanjutan bagi keluarga penerima manfaat.
Monitoring kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama pemerintah desa dan pelaksana lapangan. Pertemuan tersebut membahas perkembangan pembangunan 20 rutilahu, kendala teknis maupun nonteknis yang ditemui selama proses pengerjaan, serta langkah penyelesaian yang diperlukan agar renovasi dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah disepakati.
Melalui program CSR ini, Telkom Indonesia berupaya tidak hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Cileunyi Wetan. Penyelesaian pembangunan 20 rutilahu diharapkan mampu menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan permukiman yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat lokal. (bbs)
