JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penguatan akademi sepak bola. Hal itu juga untuk kepentingan regenerasi atlet sepak bola.
Saat ini sejumlah akademi sepak bola juga mulai tumbuh di Jawa Barat termasuk yang baru adalah Neo Gen Football Academy (FA).
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menuturkan, kehadiran akademi sepak bola penting untuk regenerasi. Pemain – pemain handal lahir tidak hanya modal bakat tetapi juga hasil didikan yang berkualitas.
Baca Juga:Siswi SMK Tasikmalaya yang Hilang 6 Hari Ditemukan di Lantai 33 Apartemen TangerangSingaparna Dibersihkan, Sampah Disulap Jadi Duit hingga PKL Ditata
“Kami yakin dengan akademi seperti Neo Gen FA ini akan lahir pemain-pemain hebat yang nanti akan memperkuat tim kebanggaan. Baik Persib maupun Timnas, ” ujarnya dalam keterangan, Senin (12/10).
Menurut Erwan, pengalaman para pendiri dan pelatih menjadi salah satu modal penting dalam membangun akademi tersebut. Karena sejumlah nama yang tidak kaleng-kaleng ikut terlibat. Di antaranya mantan pemain Persib Bandung Sergio van Dijk, Raphael Maitimo, serta pelatih Rahmad Darmawan dan Rizki Bagja.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Jawa Barat Buku Wibawa. Menurutnya, kehadiran akademi sepak bola akan memperkaya model pendidikan dan pelatihan sepak bola. Khususnya di Kota Bandung dan Jawa Barat.
Ia menantang pengelola akademi untuk menghadirkan pendekatan pembinaan yang memiliki nilai tambah dibandingkan pola pembinaan sepak bola usia dini yang telah berjalan.
“Harus ada yang beda, dan kualitas,” cetusnya.
Buky menekankan pentingnya melihat lebih jauh perbedaan antara akademi sepak bola dan sekolah sepak bola (SSB), terutama dalam metode pendidikan, pelatihan, serta pengembangan potensi pemain muda.
Bagi Buku, pendataan dan pembinaan potensi pesepak bola usia dini adalah hal prioritas yang akan dilakukan apabila ia nanti resmi menakhodai PSSI Jabar.
“Pembinaan usia dini akan masuk fokus kami, ” tutur Calon Tinggal Ketua PSSI Jabar itu. (son)
