BANDUNG – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali menggelar rangkaian Upstream Youth Champs (UYC) 2026 di Bandung. Mengusung tema “Menggali Potensi, Menggerakkan Energi”, kegiatan yang berlangsung di Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) ini mengajak mahasiswa memahami lebih dekat peran industri hulu minyak dan gas (migas), kontribusinya bagi kebutuhan energi nasional, serta pentingnya keterlibatan generasi muda dari berbagai disiplin ilmu dalam menjawab tantangan energi Indonesia.
Setelah sukses digelar di IPB University, UYC 2026 di ITENAS menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik dan industri hulu migas. Melalui sesi edukasi dan diskusi interaktif, mahasiswa diajak melihat bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah dapat dikembangkan untuk menghadapi persoalan nyata di sektor energi.
Dengan pendekatan yang dekat dengan karakter generasi muda, UYC memberi ruang bagi mahasiswa tidak hanya mengenal industri hulu migas, tetapi juga mengeksplorasi potensi diri, membangun perspektif, dan memahami peluang kontribusi sesuai bidang yang digeluti.
Baca Juga:Public Speaking Training: Bekal Bicara yang Lebih BermaknaPangdam III/Siliwangi Resmikan Area Latihan Keselamatan Berkendara, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
“Melalui Upstream Youth Champs, kami ingin membawa pemahaman mengenai industri hulu migas lebih dekat kepada mahasiswa, termasuk peran PHE serta berbagai tantangan dan perkembangan yang dihadapi industri. Interaksi langsung dengan praktisi memberi kesempatan bagi mahasiswa memperluas wawasan dan melihat bahwa sektor energi membutuhkan kontribusi dari berbagai bidang keahlian,” ujar Pjs Senior Manager External Communications & Stakeholder Relations Pertamina Hulu Energi, Turjasari.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa diperkenalkan pada peran PHE dalam rantai pasok energi nasional, khususnya kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak dan gas. Mereka juga mendapat gambaran bahwa kebutuhan industri energi tidak hanya bergantung pada latar belakang teknik, melainkan membutuhkan talenta dari beragam bidang, mulai dari teknologi dan data, bisnis, keuangan, hukum, komunikasi, keberlanjutan, hingga pengembangan masyarakat.
Saat ini PHE mengelola 27 persen wilayah kerja operator di Indonesia. Kontribusinya mencapai 65 persen terhadap lifting minyak domestik dan sekitar 35 persen terhadap lifting gas domestik. Hingga semester pertama 2026, PHE mencatat produksi sekitar 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD).
