Bandung World Cinema 2026 Jadi Ruang Regenerasi Sineas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Bandung World Cinema 2026 Jadi Ruang Regenerasi Sineas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Bandung World Cinema 2026 Jadi Ruang Regenerasi Sineas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
0 Komentar

“Ketika adanya BWC 2026, ini bukan hanya untuk mendapatkan hiburan atau menjadi jendela kita melihat dunia, tetapi juga untuk memastikan bahwa level of appreciation warga Bandung terhadap film masih sangat tinggi,” ujarnya.

Film Dinilai Punya Daya Serap Tenaga Kerja Tinggi

Di luar aspek budaya, Farhan melihat industri film memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian. Produksi sebuah film melibatkan banyak profesi dan keahlian sehingga memiliki daya serap tenaga kerja yang cukup luas.

Menurutnya, perkembangan subsektor film dapat memberikan efek berantai bagi masyarakat yang bekerja di berbagai bidang pendukung industri kreatif.

Baca Juga:Singapura Kalah 6-0, Anggota DPR F-PAN Desak FIFA Bongkar Dugaan Sepakbola GajahKonten Kreator Nces Nina, Tetap Berkarya Tanpa Kehilangan Momen Bersama Anak 

“Kalau kita mulai dari sisi ekonomi, yang paling penting adalah penyediaan lapangan pekerjaan dari sektor industri kreatif subsektor film. Kita tahu daya serapnya cukup tinggi. Satu film enggak mungkin pekerjanya cuma berbelas-belas, bisa berpuluh dan dampaknya bisa beratusan orang mendapatkan pekerjaan,” tutur Farhan.

Dengan demikian, penyelenggaraan BWC 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu pemantik bagi semakin berkembangnya aktivitas perfilman di Bandung, sekaligus memperluas ruang bagi pekerja kreatif untuk terlibat dalam industri tersebut.

BWC Buka Ruang bagi Sineas Muda Bandung

Sementara itu, Steering Committee Bandung World Cinema 2026, Pidi Baiq, mengatakan festival tersebut diharapkan dapat menambah pilihan kegiatan perfilman yang hadir di Kota Bandung.

Menurutnya, Bandung memiliki sejarah panjang sekaligus ekosistem yang cukup kuat dalam perkembangan seni dan perfilman. Karena itu, kehadiran BWC diharapkan dapat memberikan manfaat, baik bagi masyarakat maupun para pelaku industri.

Tak hanya menghadirkan film dari berbagai negara, Bandung World Cinema 2026 juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan regenerasi sineas lokal.

Executive Director BWC 2026, Federica, mengatakan rangkaian festival turut memberikan ruang bagi film-film pendek karya pembuat film asal Bandung.

Sejumlah film ditayangkan melalui jaringan bioskop CGV dan sebagian lainnya dapat disaksikan secara daring. Dari rangkaian tersebut, terdapat pula tiga film pendek karya filmmaker Bandung yang masuk dalam program BWC 2026.

Baca Juga:Hakim Agung MA RI Tinjau Kawasan Yudikatif di NusantaraPemkot Bandung Siapkan Peluang Kerja bagi 57 Eks Karyawan Kebun Binatang Bandung

Kehadiran film pendek tersebut dinilai penting sebagai bagian dari proses regenerasi pembuat film di Kota Bandung. Karya-karya sineas muda diharapkan tidak berhenti pada produksi film pendek, tetapi dapat menjadi pijakan untuk berkembang menuju produksi film dengan format yang lebih panjang.

0 Komentar