“Pencucian ompreng masih dilakukan di tempat terpisah. Hal tersebut berisiko terhadap kesehatan dan kebersihan ompreng,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Padalarang Cipeundeuy, Maulana Hamdan memastikan proses pengolahan hingga pendistribusian makanan MBG telah dilakukan sesuai SOP yang berlaku.
“Jenis menunya ayam bumbu lada hitam. Dari sisi waktu dan penyajian sudah sesuai SOP,” kata Maulana.
Baca Juga:AQUA DBL Dance Jadi Panggung Anak Muda Ekspresikan Wastra NusantaraKerja ke Jepang Dibuka untuk Perempuan Tasikmalaya, Kuota Hanya 10 Orang
SPPG Padalarang Cipeundeuy diketahui menyuplai makanan MBG untuk 11 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 1.407 siswa.
Menurut Maulana, dari total penerima manfaat tersebut, keluhan kesehatan dilaporkan terjadi pada siswa dari tiga sekolah.
“Yang disuplai ada 11 sekolah dengan jumlah penerima total 1.407 siswa. Yang bermasalah ini 30 siswa dari tiga sekolah,” tandasnya. (Wit)
