“Karena kondisi sumur cukup dalam dan sempit, kemudian di dalamnya juga ada ular, jadi evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati,” kata Jembar.
Sebelum korban dievakuasi, petugas Damkar terlebih dahulu diturunkan untuk mengamankan ular yang berada di dalam sumur.
Sekitar pukul 22.20 WIB, seorang personel Damkar turun ke dalam sumur. Delapan menit kemudian, petugas berhasil mengamankan seekor ular dan mengeluarkannya dari dalam sumur menggunakan karung.
Baca Juga:Bukan Sekadar Penghargaan, Inovasi Satlantas Polres Tasikmalaya Berbuah Apresiasi Polda hingga PolriSumur Mengering, Warga Bojonggambir-Tasikmalaya Rela Antre Demi Air Bersih
Setelah ancaman ular berhasil diamankan dan kondisi dinilai memungkinkan, proses evakuasi korban dilanjutkan.
“Setelah ular berhasil diamankan, personel Basarnas kemudian turun untuk melakukan evakuasi korban,” ujar Jembar.
Sekitar pukul 22.30 WIB, seorang personel Basarnas turun ke dasar sumur. Dengan menggunakan peralatan evakuasi, petugas kemudian melakukan proses pengangkatan korban dari dasar sumur yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 19 meter.
Sekitar pukul 22.57 WIB, Amin akhirnya berhasil diangkat ke permukaan.
Berdasarkan keterangan personel Basarnas, korban ditemukan dalam posisi duduk miring. Kakinya terendam lumpur, sementara tubuhnya tertimpa beton penutup sumur dan terendam campuran air serta lumpur.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian.
Kapolsek Salawu AKP Dedi Darsono saat dikonfirmasi Rabu (30/9/2026) membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Korban diketahui merupakan buruh harian lepas dan tinggal di Kampung Sindangpalay RT 006/RW 003, Desa Jahiang, Kecamatan Salawu.
Baca Juga:Kemenkes Janjikan 40 Unit X-Ray Mobile untuk Kabupaten Tasikmalaya, Disebar ke Semua KecamatanStrategi Pemkab Tasikmalaya Putus Mata Rantai Kemiskinan
Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena sumur tua yang sudah bertahun-tahun tidak digunakan ternyata masih menyimpan bahaya. Terlebih, sumur tersebut berada tidak jauh dari area yang masih digunakan warga untuk beraktivitas.
Keberadaan sumur tua yang terbuka atau tidak lagi terawat pun menjadi pengingat pentingnya memastikan lubang atau sumber bahaya di sekitar permukiman benar-benar ditutup dan diamankan. (Hen)
Reporter: Hendi
