Dari Perca Denim, Nining Merangkai Rupiah

UNIK : Nining Idaningsih saat merangkai dan menunjukkan Tas dari perca denim kreasinya. (Hendrik/JE)
UNIK : Nining Idaningsih saat merangkai dan menunjukkan Tas dari perca denim kreasinya. (Hendrik/JE)
0 Komentar

Menyulap limbah denim menjadi tas yang unik tentu bukan perkara mudah. Namun Nining tetap gigih untuk bisa menghasilkan produk yang berkualitas. Dari bahan baku misalnya, karena barang bekas maka motif hingga warnanya bisa tidak sama dalam setiap bahan yang ditemukan. Walaupun barang itu berasal dari satu jenis dan motif jeans yang sama. “Kadang itu dua jeans yang sama, tapi warna bisa beda,” tuturnya.

Hal itu membuat tas yang dihasilkan tidak bisa dibuat dalam jumlah banyak dengan pola, warna dan motif yang sama. Namun itu justru menjadi keunggulan dari produk Tas PercaNtik. Tas yang dihasilkan benar-benar limited edition.

Seperti yang terlihat dari salah satu tas yang sudah jadi yang terpajang di sudut ruangan. Saat memiliah celana denim bekas, Nining melihat saku belakang dalam kondisi masih bagus. Lalu saku itu justru diaplikasikan dalam tas yang dibuatnya.

Baca Juga:Dorong Ketahanan Energi Nasional, SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1 di WK PekawaiJaga Keberlangsungan Pembangunan, Bupati dan DPRD Purwakarta Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026

Nining harus pandai-pandai mengatur pola tas yang akan dibuat dari bahan baku yang ada. Apalagi perempuan yang tinggal di Kabupaten Bandung itu juga melayani custom. “Kadang pembeli banyak permintaan, tapi bahan baku tidak ada,” cetus perempuan berkacamata itu.

Tangan Nining makin hari makin terampil. Sehingga satu tas bisa tuntas diproduksi dalam sehari. Tapi jika desain tas lebih rumit maka akan menambah waktu produksi.

Namun Nining tak mengejar kuantitas. Ia ingin memberikan kualitas dalam setiap jahitan. Sehingga produk yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

Sejauh ini produk tas karya PercaNtik digarap sendiri oleh Nining. Biasanya ia akan melibatkan beberapa tetangga yang juga terampil menjahit jika ada pesanan dalam partai besar. Namun itu tidak bisa semua jenis barang. Hanya produk-produk yang tidak terlalu rumit.

Buah karya dari Nining saat ini makin dikenal. Karena ia turut memasarkan produk lewat akun media sosial. Selain itu, Ia juga sudah langganan untuk mengikuti beberapa event pameran UMKM skala regional maupun nasional. Tas unit itu juga sudah punya ruang di etalase beberapa hotel ternama di Kota Bandung. Dari situlah produk PercaNtik dikenal luas.

0 Komentar