Di sisi pelayanan, Dinkes memastikan penanganan terhadap pasien tetap dilakukan melalui mekanisme triase apabila terjadi peningkatan kunjungan, khususnya di instalasi gawat darurat (IGD).
“Dalam penanganan kasus yang meningkat di IGD, triase tetap dilaksanakan. Sehingga kasus-kasus yang ringan dapat dilakukan rawat jalan,” katanya.
Untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, Kabupaten Bandung memiliki 62 puskesmas dan 18 rumah sakit dengan total 2.601 tempat tidur. Dinkes juga telah menyiapkan logistik kesehatan untuk kebutuhan pengobatan suportif.
Baca Juga:Kemantapan Jalan Tasikmalaya Naik, Bupati Cecep: Tembus 70 Persen Akhir Tahun Ini!Masyarakat Desa Linggaraja Tasikmalaya Gelar Shalat Istisqa Serentak di 4 Titik
Hanhan mengimbau masyarakat tidak panik menghadapi peningkatan kasus ILI dan ISPA. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan dengan menerapkan langkah pencegahan sejak dari lingkungan keluarga.
“Imbauan untuk masyarakat agar tidak panik, namun pencegahan tetap diutamakan melalui CTPS, penerapan etika batuk dan bersin, memakai masker, membatasi aktivitas atau tetap di rumah jika mengalami gejala flu, menerapkan PHBS dan segera ke faskes jika gejala memburuk,” pungkasnya.
