Selain Nathan, Hayden Matthew Pranolo juga bisa menjadi opsi bagi Trimulia. Hayden tampil menonjol ketika menghadapi SMAN 2 Bandung. Kemampuan penetrasi, kecepatan, dan keberaniannya dalam mengambil keputusan membuatnya dapat menjadi pilihan tambahan dalam membangun serangan.
Di kubu Niners, Arkanairo Reizo dan Steven Sebastian menjadi dua pemain yang diproyeksikan sebagai sumber poin utama.
Reizo memiliki kemampuan menembak dari berbagai area, termasuk dari luar garis tiga angka. Kecepatan serta pemahamannya terhadap permainan juga membuatnya dapat membantu menciptakan peluang bagi rekan setim. Ia diperkirakan memegang peran penting dalam membawa bola dan mengatur serangan Niners.
Baca Juga:Penabur Cirebon Hadapi GPS Bandung di Final DBL West Java-East 2026Final DBL West Java-East 2026: Empat Tim, Dua Misi Revans di Bandung Arena
Steven Sebastian atau Pepen juga memiliki fungsi yang tidak kalah penting. Selain membantu dalam perebutan rebound, Pepen mampu menarik perhatian pemain bertahan ketika menguasai bola. Kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi empat pemain Niners lainnya untuk bergerak dan menerima bola.
Duel Pepen dengan Rainer di area rebound juga menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diperhatikan dalam pertandingan final.
Pelatih Niners, Gian Gumilar, perlu menyiapkan strategi untuk memaksimalkan kontribusi Reizo dan Pepen. Pada saat bersamaan, ia juga harus memiliki alternatif permainan apabila kedua pemain tersebut mendapat penjagaan ketat dari Trimulia.
Niners memiliki catatan sejarah yang ingin mereka ulang. Terakhir kali mereka berhasil menjadi juara selama dua musim berturut-turut terjadi pada 2014 dan 2015.
Sementara itu, bagi Trimulia, final tahun ini merupakan kesempatan kedua untuk merebut gelar DBL West Java-East. Mereka sebelumnya pernah tampil di partai final pada 2024, tetapi belum berhasil membawa pulang trofi.
Duel Trimulia kontra Niners akan menjadi penutup persaingan sektor putra DBL West Java-East 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (23/9) pukul 17.40 WIB di Bandung Arena.
