Mural Jadi Pembeda, Gapura Warga Bandung Menang Lomba Hias SariWangi

Mural Kota Bandung
Mural di sepanjang tembok gang di Kota Bandung menggambarkan aktivitas keseharian masyarakat.
0 Komentar

“Kami ingin gapura ini terlihat beda, makanya kami coba memadukan figur burung Garuda yang cukup besar dengan tulisan LED berjalan,” kata Didik, pemenang ketiga dari Malang.

Ketiga karya tersebut dinilai berdasarkan kreativitas, semangat gotong royong, serta unsur kearifan lokal yang ditampilkan melalui desain gapura.

Brand Manager SariWangi Irene Limantara mengatakan kegiatan tersebut ingin menampilkan gotong royong sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan di tingkat masyarakat.

Baca Juga:Dari Gedung Merdeka, Pemuda Persis Teguhkan Arah GerakanPraperadilan Kedua Eks Pengurus Gereja di Bandung Kembali Tak Dikabulkan, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka

“Lomba hias gapura adalah salah satu simbol kegiatan yang memperlihatkan nilai karakter kekuatan masyarakat Indonesia yaitu gotong royong dan kebersamaan,” ujar Irene.

Selain tiga pemenang utama, SariWangi memberikan penghargaan kepada lima pemenang favorit dan lima pemenang Most Likes berdasarkan antusiasme serta keterlibatan masyarakat di media sosial.

Pemenang favorit berasal dari Palembang, Makassar, Samarinda, Jakarta, dan Bandung. Sementara kategori Most Likes diraih dua karya dari Bandung serta masing-masing satu karya dari Banjarmasin, Jakarta, dan Malang.

Program Waktunya Ngeteh Indonesia merupakan rangkaian kegiatan SariWangi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Selain lomba hias gapura, rangkaian kegiatan tersebut mencakup video tentang tradisi perayaan kemerdekaan di berbagai daerah, kegiatan bersama mitra petani, serta Pesta Rakyat SariWangi di Taman Mini Indonesia Indah.

Melalui lomba tersebut, perayaan kemerdekaan tidak hanya berlangsung dalam bentuk kegiatan di tingkat nasional, tetapi juga melalui aktivitas warga di lingkungan tempat tinggal mereka.

0 Komentar