Temaram senja jadi hadiah buat yang berhasil menjejak Plawangan. Danau Segara Anak sungguh menawan. Saya satu tenda bareng Hanif, Michael, dan Teguh. Frizka bareng pendaki cewek lainnya.
Sesaat sebelum masuk tenda, gerimis turun. Suasana kian romantis buat Hanif dan Frizka. Apalagi kalau ingat puisi Hujan Bulan Juni karya mbah Sapardi:
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Kian Nempel Sepulang dari Kerinci
Perjumpaan di Rinjani berlanjut ngopi-ngopi di Pamulang, Tangsel. Rumah Pak Bayu. Lahirlah komunitas “Sepatumu” (Sekumpulan Pendaki Tua-Muda).
Baca Juga:Polres Tasikmalaya Buka Pendaftaran Binlat Khusus Santri, Ada Syarat Hafal 3 Juz Al-Qur’anTrimulia Amankan Tiket Final Usai Kalahkan Juara Bertahan Charets
Juni 2025, tim Sepatumu bertualang ke Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Jambi. Ada Pak Orick, Uda Johny, Hanif, dan Frizka. “Pas di Kerinci kami mulai dekat,” kata Hanif.
“Iya, pulang dari Kerinci, Hanif bilang ‘jadian’ sama Frizka. Kami dukung dong…” ujar Pak Bayu.
Awal September 2025, personel Sepatumu menjajal Ciremai via Apuy. Saya sempatkan menemui mereka di titik awal pendakian base camp (BC) Apuy, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.
Setahun berselang sejak bersama menapaki Rinjani, akhirnya saya bisa reuni dengan Hanif, Pak Bayu, Uda Johny, Rendi dan Yoke. Kami berangkulan erat. Bersyukur bisa bertemu lagi dalam keadaan sehat.
“Hanif lagi persiapan nikah sama Frizka, Ron!” kata Uda Johny.
Saya senang mendengarnya. Sementara sahabat kami lainnya, Teguh Umbara, kian jauh menjelajah Nusantara ke Kerinci, Latimojong, Dempo, Binaiya, dan berhasil menggapai puncak Carstensz Pyramid akhir 2025. Mantap, mas Teguh!
Carrier di Pelaminan
Pertengahan 2026, kabar bahagia sampai ke saya. Yoke yang menginfokan: Hanif dan Frizka telah mengikat janji suci pernikahan pada Ahad (19 Juli 2026), di Bogor.
Baca Juga:Penabur Cirebon Kembali ke Final, Siap Tantang Siapa Pun LawannyaNiners Pastikan Tiket Final DBL West Java-East 2026, Penabur Cirebon Tersingkir
Sah! Hanif dan Frizka menyandang carrier yang biasa mereka pakai mendaki, di acara resepsi pernikahan keduanya, Ahad (19/7/2026)/Dokumentasi Hanif Wicaksono
Hanif yang sedang bulan madu pun, berkenan saya kontak beberapa hari kemudian. “Alhamdulillah, jodoh!” ujarnya lantas menyebut dia dan sang istri sama-sama melewati usia 28, ketika akhirnya membina rumah tangga.
