GPS Kembali ke Final, Widya Nurbaiti Buru Gelar Juara

Perjalanan Widya Nurbaiti bersama basket terus berkembang
Perjalanan Widya Nurbaiti bersama basket terus berkembang
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perjalanan Widya Nurbaiti bersama basket terus berkembang. Dari sempat merasa tidak mampu bermain basket hingga kini membawa Global Prestasi School (GPS) Bandung kembali ke partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East.

Widya mengaku sempat mengalami masa sulit ketika pertama kali mengenal basket. Bukan karena cedera ataupun tekanan dari orang lain, melainkan karena dirinya merasa kesulitan untuk menguasai permainan.

“Aku sempat ngedown waktu awal-awal belajar basket,” buka Widya.

Baca Juga:Dulu Hanya Menonton dari Tribun, Kini Denzel Sidharta Tampil di DBL BandungDua Kali Nyaris Lolos, Akbal Sarengat Belum Mau Menyerah

“Ngedown itu karena pas itu aku ngerasa nggak bisa-bisa buat mainnya. Kayak gereget sendiri gitu,” lanjutnya.

Kesulitan tersebut cukup wajar. Sebelum terjun ke basket, Widya justru lebih dulu menekuni olahraga bela diri. Ia pernah mengikuti pencak silat dan taekwondo sebelum akhirnya beralih ke basket saat pandemi.

“Aku sempat ikut silat terus sempat ikut taekwondo. Aku baru main basket itu waktu pandemi. Karena dua kegiatan itu berhenti, akhirnya aku cari kegiatan yang lain gitu,” ungkapnya.

Keputusan untuk mencoba basket ternyata membawa Widya ke perjalanan yang jauh lebih besar. Tak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, ia juga belajar mengenai proses dan perjuangan untuk berkembang.

“Ya, basket ternyata mengajarkan aku untuk berproses sih. Dari yang awalnya aku nggak bisa sama sekali jadi pelan-pelan bisa gitu. Sejauh ini aku happy main basket. Menyenangkan,” tuturnya.

Musim 2026 menjadi tahun kedua Widya memperkuat GPS di DBL West Java-East. Pada musim sebelumnya, ia sudah merasakan atmosfer partai final. Kini, kesempatan serupa kembali datang. GPS berhasil memastikan satu tempat di final setelah tampil dominan pada babak Fantastic Four. Menghadapi SMAN 1 Baleendah, GPS menang telak dengan skor 75-27.

Performa impresif tersebut turut ditopang kontribusi para pemain utama GPS. Widya menjadi salah satu yang paling menonjol dengan torehan 19 poin dan lima steal.

Baca Juga:Dari Srikandi hingga Nyi Roro Kidul, Lima Kisah Budaya Indonesia di Junior DBL Dance BandungDari Rasa Penasaran hingga Jadi Andalan, Marshall Farez Menemukan Dirinya di Basket

Tiket final ini sekaligus memastikan GPS kembali tampil di Championship Series DBL West Java. Namun, Widya dan rekan-rekannya belum ingin berhenti sampai di sini. Persiapan panjang yang mereka jalani menjadi modal untuk mengejar target yang lebih tinggi.

0 Komentar