Bupati Herdiat Dorong Warga Jangan Berhenti Belajar di Era Digital

Festival Literasi Ciamis 2026 resmi digelar di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten C
Festival Literasi Ciamis 2026 resmi digelar di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Ciamis, Selasa (22/9/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Okta menyebut kemampuan itu penting dalam pembangunan daerah. Masyarakat yang literat diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan, kreativitas, produktivitas, serta berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Ciamis. Festival Literasi Ciamis 2026 menjadi wadah memperkuat gerakan literasi masyarakat.

Dispusip Ciamis memanfaatkan kegiatan itu untuk meningkatkan minat baca, memperluas pemanfaatan perpustakaan, dan memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.

Festival berlangsung tiga hari. Panitia menghadirkan pameran, diskusi literasi, gelar kegiatan literasi, dan berbagai aktivitas pengembangan budaya literasi.

Baca Juga:Trimulia Amankan Tiket Final Usai Kalahkan Juara Bertahan CharetsPenabur Cirebon Kembali ke Final, Siap Tantang Siapa Pun Lawannya

Peserta berasal dari pelajar, mahasiswa, pegiat literasi, akademisi, pengelola perpustakaan, Dharma Wanita, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Dispusip Ciamis menargetkan sekitar 1.000 orang mengunjungi festival selama tiga hari.

Okta berharap festival tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia menilai kegiatan ini harus berdampak pada peningkatan indeks literasi masyarakat, minat baca, pemanfaatan perpustakaan, serta tumbuhnya kreativitas dan inovasi berbasis literasi.

Okta menegaskan, “Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan sehingga budaya literasi di Ciamis semakin kuat dan bermanfaat bagi masyarakat.” katanya. (CEP)

0 Komentar