JABAR EKSPRES – Membuat konten secara konsisten bukan perkara mudah, terutama bagi content creator pemula yang masih mencari ide dan harus memikirkan konsep, judul, caption, hingga naskah video.
Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini dapat membantu mempercepat sejumlah proses tersebut. Salah satu yang banyak digunakan adalah ChatGPT, yang dapat dimanfaatkan untuk mencari ide, menyusun tulisan, merangkum informasi, hingga membantu mengembangkan konsep konten.
Namun, hasil yang diberikan ChatGPT sangat bergantung pada cara pengguna memberikan instruksi atau prompt. OpenAI menyarankan agar pengguna memberikan instruksi yang jelas, spesifik, serta menyertakan konteks dan format hasil yang diinginkan.
Lantas, bagaimana cara menggunakan ChatGPT untuk membuat konten?
1. Mencari Ide Konten
Baca Juga:Foto 80-an Lagi Viral, Begini Cara Editnya Lewat ChatGPTCara Cek Nasib Pakai Prompt BaZi Viral di ChatGPT, Akurat dan Detail
Masalah yang sering dialami content creator pemula adalah kehabisan ide. Dalam kondisi tersebut, ChatGPT dapat digunakan sebagai teman brainstorming untuk menghasilkan berbagai kemungkinan topik.
OpenAI menjelaskan bahwa ChatGPT dapat membantu menghasilkan pilihan ide, mengelompokkan gagasan berdasarkan tema, hingga mengubah ide yang masih mentah menjadi rencana yang lebih terstruktur.
Contohnya, pengguna dapat memberikan prompt:
“Saya seorang content creator pemula di bidang teknologi. Berikan 20 ide konten TikTok tentang HP Android yang sedang relevan untuk pengguna Indonesia. Kelompokkan berdasarkan tema tips, rekomendasi, dan berita teknologi.”
Dengan memberikan konteks seperti target audiens dan platform, ide yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan.
2. Membuat Judul yang Menarik
Setelah mendapatkan ide, tantangan berikutnya adalah menentukan judul.
ChatGPT dapat dimanfaatkan untuk membuat beberapa alternatif judul berdasarkan satu topik. Pengguna juga dapat menentukan karakter judul, misalnya informatif, singkat, menarik perhatian, atau disesuaikan dengan kebutuhan SEO.
Contohnya:
“Buatkan 10 judul artikel SEO tentang HP Android murah untuk mahasiswa. Gunakan bahasa Indonesia yang natural, tidak clickbait berlebihan, dan maksimal 65 karakter.”
Dari beberapa pilihan tersebut, creator tetap perlu memilih dan mengedit judul berdasarkan konteks serta data yang dimiliki.
3. Membuat Kerangka dan Naskah Konten
Baca Juga:A Bona Fide Killer: Sinopsis, Pemeran, Jumlah Episode dan Review dengan Sedikit SpoilerManfaat Abu Vulkanik bagi Kesuburan Tanah, dari Menambah Unsur Hara hingga Memperbaiki Struktur Tanah
Content creator tidak harus langsung meminta ChatGPT membuat artikel atau naskah secara keseluruhan.
Cara yang lebih efektif adalah meminta AI membuat kerangka terlebih dahulu. Setelah kerangka sesuai, barulah setiap bagian dikembangkan menjadi naskah.
