Produksi Padi dan Cabai Bogor Meningkat dalam Demplot Aplikasi Pupuk Hayati ExtraGen

Panen Raya
Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton per hektare. 
0 Komentar

“Saat ini sudah panen ketiga, umur tanaman sekitar 100 hari. Saya suka ExtraGen ini karena cepat menyuburkan tanah sehingga panennya lebih banyak,” kata Sujana.

Sujana mengatakan kelompok taninya pertama kali memperoleh bantuan pupuk ExtraGen dari Dinas Pertanian pada 2024 dan kembali mendapat bantuan pada 2026. Ia berharap dukungan tersebut dapat dilanjutkan.

Menurut dia, aplikasi ExtraGen pada tanaman cabai dilakukan dengan cara dikocorkan ke tanah atau lubang tanam. “Dari panen pertama dan kedua sudah mendapatkan sekitar 450 kilogram cabai keriting. Saat ini sedang proses panen ketiga,” ujarnya.

Baca Juga:USB YPKP Sambut 894 Maba, Perkuat Karakter dan Green CampusMira Widyawati: Hak Korban Selamat KMP Virgo Transport 8 Jangan Diabaikan

Sujana menjelaskan, dalam satu musim tanam, tanaman cabai dapat dipanen hingga sekitar 15 kali dengan rata-rata produksi berkisar 700 gram hingga 1 kilogram per tanaman.

Panen di sejumlah demplot tersebut menjadi bagian dari praktik budidaya yang dilakukan petani dengan memanfaatkan pupuk hayati organik cair. Hasil panen dan pengalaman petani di lapangan selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat efektivitas penerapan teknologi pemupukan dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Bogor. (bbs)

0 Komentar