Pengawasan Diperketat, Polres Tasikmalaya Sisir Jalan Cegah Begal hingga Knalpot Brong

Pengawasan Diperketat, Polres Tasikmalaya Sisir Jalan Cegah Begal hingga Knalpot Brong
Polres Tasikmalaya saat laksanakan patroli cegah kejahatan jalanan. Foto: Humas Polres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Instruksi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto agar jajaran kepolisian menindak tegas dan terukur pelaku kejahatan jalanan, mulai diterjemahkan Polres Tasikmalaya melalui pengamanan lebih ketat pada malam akhir pekan.

Sabtu (19/9/2026) malam, puluhan personel Polres Tasikmalaya diterjunkan dalam Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Sasaran patroli bukan hanya kejahatan jalanan, tetapi juga aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, termasuk penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Baca Juga:Ahmad Luthfi Sebut Jawa Tengah Rumah Bersama untuk Seluruh EtnisDBL Camp Jadi Modal Fahar untuk Menjalani Musim Terakhir Bersama Delapan

Patroli tersebut dilakukan sehari setelah Kapolda Jabar melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Tasikmalaya, Jumat (18/9/2026). Dalam kunjungan itu, Pipit secara khusus meminta jajarannya tidak memberikan ruang bagi aksi begal, geng motor maupun bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Ia menekankan, tindakan kepolisian harus tegas, terukur dan tetap proporsional sesuai tingkat ancaman yang dihadapi.

Pesan tersebut kemudian terlihat dalam pola pengamanan malam Minggu yang digelar Polres Tasikmalaya.

Kegiatan diawali apel kesiapan personel di Lapangan Hitam Polres Tasikmalaya sekitar pukul 20.00 WIB. Apel dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi dan diikuti Kabag Ops, Kasat Lantas serta puluhan personel gabungan perwira dan bintara.

Ade mengatakan peningkatan patroli pada akhir pekan dilakukan karena mobilitas masyarakat biasanya meningkat. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kehadiran polisi di ruang-ruang publik, terutama pada lokasi yang berpotensi menjadi titik berkumpulnya kelompok bermotor maupun lokasi balap liar.

“Patroli KRYD ini merupakan komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya pada saat mobilitas warga meningkat di akhir pekan,” kata Ade, Sabtu malam.

Personel menyisir sejumlah titik rawan kriminalitas, pusat keramaian masyarakat serta jalur protokol yang berpotensi digunakan untuk balap liar.

Baca Juga:Dari Semarang ke Bandung, Papi Okky Jadi Saksi Tembakan Penentu Sky di Honda DBL with Kopi Good DayDari Sekolah hingga Alumni, Ada Banyak Tangan di Balik Langkah Arzenic

Pengawasan juga diarahkan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Selain menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi menjadi salah satu bentuk pelanggaran lalu lintas yang mendapat perhatian dalam patroli.

Penindakan dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan edukatif dan proporsional terhadap pelanggaran yang ditemukan.

0 Komentar