Bukan Sekadar Konser, Timeless Project Ajak Penonton Bernostalgia Lewat Musik Era 2000-an

Bukan Sekadar Konser, Timeless Project Ajak Penonton Bernostalgia Lewat Musik Era 2000-an
Bukan Sekadar Konser, Timeless Project Ajak Penonton Bernostalgia Lewat Musik Era 2000-an
0 Komentar

Kemudian masuk ke fase relive yang menawarkan pengalaman lebih interaktif. Audiens dapat menikmati off-air radio experience, marketplace bertema era 2000-an, sesi karaoke, hingga area interaksi bersama pengunjung lainnya.

Fase berikutnya adalah celebrate, ketika seluruh pengalaman bermuara pada panggung utama dan penampilan para musisi.

Keberagaman lineup menjadi kekuatan tersendiri dalam fase tersebut. Berbagai warna musik yang selama ini memiliki pendengar masing-masing dipertemukan dalam satu ruang dan dinikmati secara bersama-sama.

Baca Juga:AMazing Build Fest Hadir di Bandung, PT AMBPI Perkuat Komunikasi dan Edukasi PelangganTeras Suara Simbadda Hadir di Bandung, Saat Speaker Tak Sekadar Jadi Pelengkap Hiburan

Setelah itu, audiens memasuki fase recharge. Konsep ini dirancang agar pengalaman yang dibawa pulang tidak hanya berupa foto atau video dari konser, tetapi juga kesan dan energi baru setelah menikmati musik bersama.

“Setiap orang datang ke acara dengan cerita yang berbeda. Ada yang mungkin ingin bernostalgia dengan lagu tertentu, ada yang ingin kembali bertemu musisi yang pernah menjadi bagian dari hidupnya, dan ada juga yang sekadar ingin menikmati musik bersama teman-teman. Kami ingin semua pengalaman itu punya ruang di Timeless Project Live. Pada akhirnya, yang kami harapkan adalah audiens pulang bukan hanya dengan dokumentasi acara, tetapi dengan energi baru dan apresiasi terhadap perjalanan yang sudah mereka lalui,” pungkas Rijal.

Regenerasi Pendengar Mocca

Gambaran mengenai bagaimana musik mampu bertahan melintasi generasi salah satunya terlihat dari perjalanan Mocca.

Grup yang telah berusia 27 tahun tersebut masih memiliki pendengar dari berbagai rentang usia. Bagi vokalis Mocca, Arina, tampil kembali di Bandung bukan hanya menjadi kesempatan bertemu dengan penonton, tetapi juga menjadi momen berkumpul bersama teman-teman lama.

“Wah, tadi seru banget ya! Karena banyak teman-teman yang datang, maupun musisi yang di belakang panggung atau teman-teman yang nonton di depan juga banyak banget kawan lama,” ujar Arina.

Selama hampir tiga dekade perjalanan Mocca, Arina melihat adanya regenerasi dalam basis penggemarnya.

“Banyak regenerasi pastinya. Jadi yang dulu dengerin Mocca waktu dia masih remaja atau dia waktu itu baru mulai kuliah, sekarang jadi bawa anaknya untuk nonton Mocca,” katanya.

Baca Juga:Fortune Indonesia 100 Tahun 2026 Apresiasi bank bjb, Inovasi Jadi Penggerak PertumbuhanRayakan Anniversary ke-17, IMHK Perkuat Semangat Kekeluargaan dan Solidaritas Bikers Honda Karawang

Menurut Arina, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa lagu yang pernah menemani seseorang pada masa muda dapat kembali hadir dalam kehidupan ketika orang tersebut telah memasuki fase yang berbeda.

0 Komentar