JABAR EKSPRES – Warga RW 09 Cipadung Kulon Kota Bandung kompak untuk membangun ketahanan pangan dengan menyulap lahan bekas tempat sampah jadi Buruan Sae.
Lahan itu ada di ujung salah satu jalan di kampung yang ada di Kecamatan Panyileukan. Dulunya lahan 9 x 19 meter itu penuh dengan tumpukan sampah ataupun brangkal.
Kini kondisinya telah berubah 180 derajat. Lahan itu penuh dengan aneka sayuran, buah-buahan, hingga kolam ikan.
Baca Juga:Laboratorium Liquid Vape Narkotika di Bandung Terbongkar, 400 Cartridge DisitaBakar Sampah Berujung Petaka, Lahan di Lingkar Gentong Tasikmalaya Terbakar
Aneka sayuran itu terawat dan tertata rapi. Beberapa juga sudah siap panen. “Ada kalau 50 jenis tanaman,” kata Ketua Buruan Sae, Yosep saat ditemui, Jumat (18/9).
Yosep melanjutkan, tanaman itu mulai dari aneka buah-buahan, sayur, hingga tanaman apotek hidup. Seperti kangkung, pakcoy, kacang panjang, tomat, cabai, selasa, daun bawang, rosela, hingga kacang tanah.
Kawasan itu mulai disulap sejak Mei 2024. “Dulu tempat sampah, bragal,” katanya.
Berbagai tanaman itu juga telah beberapa kali panen. Itu tergantung jenisnya. Misalnya cabai yang bisa panen tiap minggu. Tapi juga ada tanaman yang habis sekali panen. Seperti selada atau kacang tanah.
Lalu, hasil panen dari lahan Buruan Sae Padepokan Hegar itu digunakan untuk berbagai keperluan. Ada yang dibagikan ke warga tapi ada juga yang dijual.
“Hasil jualnya diputar untuk keperluan Buruan Sae lagi, misal pupuk atau benih,” cetusnya.
Selain aneka tanaman, di Buruan Sae itu juga ada kolam ikan. Ada yang memanfaatkan terpal dan ada juga kolam lele berkonsep Budikdamber. “Kalau ikan – ikan itu masih baru, jadi belum pernah panen, ” jelasnya. (son)
