“Penanaman pohon salah satunya sebagai komitmen pengganti kompensasi pohon terdampak yang harus kita tanam kembali. Alhamdulillah bermacam-macam pohon, ada mahoni, ada trembesi, ada juga durian yang cepat berbuahnya. Nah, ini sebagai penggantinya, mudah-mudahan berhasil dan area ini bisa menghijau kembali,” katanya.
Sementara itu, proyek Underpass Gatsu Cimahi ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026. Pembangunan tersebut merupakan program bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena Jalan Gatot Subroto berstatus sebagai jalan provinsi.
Pemkot Cimahi, kata Ngatiyana, berada pada posisi sebagai penerima manfaat sehingga turut mendukung kelancaran pembangunan Underpass Gatot Subroto. Pengerjaan proyek akan terus diintensifkan apabila diperlukan, termasuk dengan memanfaatkan waktu malam hari.
Baca Juga:Rumah dan Toko Sembako di Cipatujah Ludes, Kerugian Ditaksir Rp200 JutaJawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 Triliun
“Pembangunan underpass ini merupakan program Provinsi Jawa Barat karena Jalan Gatot Subroto berstatus jalan provinsi. Pemkot Cimahi selaku penerima manfaat dari bantuan Bapak Gubernur, makanya kita jaga dan ikut sukseskan untuk kepentingan bersama. Target akhir Desember selesai, kalau kurang waktunya malam hari bisa terus dikerjakan secara intensif,” tutupnya. (Mong)
