Selain bangunan heritage, keberadaan pohon-pohon besar di kawasan Underpass Gatot Subroto Cimahi juga menjadi perhatian. Ngatiyana memastikan pohon besar yang memiliki nilai sejarah tidak akan ditebang dalam proses pembangunan.
“Kalau dampak terhadap heritage, itu hanya kena di gardu saja. Gardu saja, yang lain tidak. Dan pohon tidak ditebang yang besar karena itu sejarah,” tegasnya.
Gardu cagar budaya tersebut nantinya akan dipindahkan atau digeser tanpa merusak bentuknya. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga nilai sejarah di tengah proses pembangunan Underpass Gatot Subroto Cimahi yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Baca Juga:Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 TriliunBangka Sepeda Perluas Usaha, Buka Store Kedua di Kota Bandung
“Nah, kemudian gardunya kita geser tempatnya, jadi tidak dirusakkan,” tukas Ngatiyana.
