JABAR EKSPRES – Anggota DPRD Jawa Barat Aten Munajat turut merespon terkait langkah Gubernur Dedi Mulyadi mengevaluasi APBD Pemkab Garut. Ia mendorong sinergi dan tak berhenti di evaluasi administratif.
Aten menguraikan, evaluasi Gubernur dalam hal ini sebagai Pemerintah Provinsi Jawa Barat memang diperlukan. Pemprov juga ada kewenangan untuk itu.
“Itu juga bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan,” katanya, Selasa (15/9/2026).
Namun Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berharap bahwa evaluasi tak hanya pada tataran administrasi. Harapannya evaluasi itu benar benar terealisasikan sehingga menyentuh pada substansi masalah yang ada.
Baca Juga:Usai Dievaluasi Dedi Mulyadi, Pemkab Garut Sepakat Rubah Anggaran Infrastruktur di APBD Perubahan dan 2027Dedi Mulyadi Evaluasi APBD Garut, Soroti Minimnya Dana Infrastruktur
Di sisi lain, Legislator asal Garut itu juga mendorong agar ada sinergi lebih antara Pemda Garut dan Pemprov Jawa Barat. Utamanya dalam menuntaskan berbagai persoalan warga. Dari masalah infrastruktur dan masalah publik lainnya, sehingga Pemprov bisa lebih hadir dan tak sekedar mengevaluasi APBD Pemda.
Sebagai warga sekaligus legislator asal Garut, Aten juga mengakui bahwa kondisi infrastruktur di Garut memang masih belum sempurna. Dan itu wajar jika dikeluhkan warga.
“Contoh di Singajaya atau Banjarwangi. Itu memang rusak dan tengah diperbaiki. Semoga bisa tuntas,” sambungnya.
Sebelumnya, Pemkab Garut bakal mengevaluasi alokasi anggaran infrastruktur untuk Perusahaan APBD 2026 termasuk Rancangan APBD 2027. Hal itu merupakan hasil evaluasi bersama Gubernur Dedi Mulyadi, Senin (14/9).
Dedi Mulyadi menjelaskan, proses dialog antara Bupati Garut bersama Sekda selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah dilakukan, setidaknya ada dua kesepakatan besar dalam kesempatan itu.
Pertama, Pemkab sepakat untuk menambah alokasi pembangunan jalan dan jembatan di Perubahan APBD 2026. “Untuk pembangunan jalan dan jembatan. Sepakat ditambah,” jelasnya.
Dedi melanjutkan, kesepakatan berikutnya adalah terkait alokasi di APBD 2027. Saat ini pembahasan juga tengah bergulir. “Pembangunan infrastruktur jalannya akan dirubah dari Rp105 menjadi Rp485 miliar. Jadi ada kenaikan yang luar biasa,” katanya. (son)
