Tak Hanya Persoalan Sampah, Ngatiyana Dorong Green Jobs untuk Ketahanan Pangan di Cimahi

Tak Hanya Persoalan Sampah, Ngatiyana Dorong Green Jobs untuk Ketahanan Pangan di Cimahi
Pelatihan green jobs kolaborasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung digelar di BPVP Bandung Barat, Jalan Raya Tangkuban Perahu KM 04, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Senin (14/9/2026). (Firman/Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pelatihan green jobs kolaborasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung digelar di BPVP Bandung Barat, Jalan Raya Tangkuban Perahu KM 04, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Senin (14/9/2026).

Dalam pelatihan green jobs tersebut, Wali Kota Cimahi Ngatiyana tidak hanya menyoroti persoalan sampah dan lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari pengembangan keterampilan dan produktivitas masyarakat Kota Cimahi.

Menurut Ngatiyana, pengembangan green jobs di Kota Cimahi ke depan tidak hanya berkutat pada sektor perdagangan. Peluang pekerjaan dan keterampilan juga perlu diarahkan ke sektor pertanian, peternakan, pariwisata, serta bidang lain yang menyesuaikan potensi dan kebutuhan masyarakat Kota Cimahi.

Baca Juga:Sampah Jadi Cuan, Cimahi Siap Sulap Limbah Jadi Peluang Ekonomi Lewat Pelatihan Green JobsKontainer Sampah Rusak Berat, Anggaran BBM Operasional Terancam Lumpuh

Karena itu, Ngatiyana menilai pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam mengembangkan pelatihan green jobs. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, serta masyarakat agar program peningkatan keterampilan di Kota Cimahi memberikan hasil yang nyata.

Melalui kolaborasi tersebut, pelatihan green jobs diharapkan mampu menciptakan masyarakat Cimahi yang semakin terampil, produktif, mandiri, sekaligus memiliki daya saing.

“Sekali lagi saya menyampaikan terima kasih kepada BPVP Bandung Barat atas kerja sama yang telah kita bangun, dan seluruh peserta saya ucapkan selamat mengikuti pelatihan,” kata Ngatiyana.

Dalam pelatihan green jobs itu, Ngatiyana juga berpesan kepada 80 warga Cimahi yang menjadi peserta agar benar-benar menyerap ilmu dan menguasai keterampilan yang diberikan para instruktur. Keterampilan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Cimahi.

“Kita ingin pelatihan ini menghasilkan dampak nyata, sampah berkurang, lingkungan lebih baik, dan masyarakat semakin produktif,” tegas Ngatiyana.

Sementara itu, Perwakilan Yayasan Naraya Jati Luhur (Politeknik Jatiluhur Purwakarta), Endang Ahmad, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dalam pelaksanaan pelatihan green jobs tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada BPVP Bandung Barat di bawah pimpinan Iman Reswanti yang telah mendukung kegiatan peningkatan kompetensi masyarakat.

Menurut Endang, sinergi dalam pelatihan green jobs menjadi langkah nyata untuk membekali generasi muda dan tenaga kerja dengan keahlian yang relevan, aplikatif, serta memiliki daya saing di dunia kerja maupun industri.

0 Komentar