KDM Buka-bukaan soal Polemik Wabup Sumedang: Pastikan Pelecehan Seksual dan Penganiayaan Tak Pernah Ada

Tangkapan layar video klarifikasi yang diunggah Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait polemik Wabup Sumed
Tangkapan layar video klarifikasi yang diunggah Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait polemik Wabup Sumedang, M Fajar Aldila. (DOK: Tiktok @dedimulyadiofficial)
0 Komentar

“Ya, gitu, ngebecandain gitu kan.Terus kemudian, ya, kita karena Pak Wakil Bupatinya suka mendekati, ngecandain, ngekepoin, ngerayuin gitu kan. Nah, akhirnya menjadi rasa cemburu.Ibu Wakil Bupatinya kenapa?,” jelas KDM.

“Ya, namanya perempuan cemburu,” disusul jawaban istri Wabup Sumedang.

KDM dalam rekaman video menerangkan, jika konflik yang melibatkan Wabup Sumedang, istrinya serta Sekretaris R memang ada terjadi, namun perselisihan tersebut sejatinya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Betul kan? Konflik ada, kita jujur. Sampai yang lapor ke Polda juga akan ada konflik kan. Tapi setelah itu, karena kedua belah pihak menganggap ini adalah kekhilafan kedua belah pihak, akhirnya dicabut lagi,” terangnya.

Baca Juga:WALHI Jabar Soroti Rencana Turnamen Offroad Piala Panglima TNI di Ciwidey Bandung, Desak Dihentikan PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi Nasional

KDM menegaskan, meski perselisihan antara pihak-pihak terkait memang terjadi, namun isu dugaan pelecehan dan penganiayaan dipastikan tidak benar.

“Yang jelas, yang paling utama, kalau isu pelecehan seksual tidak pernah ada.Ada nggak pelecehan seksual? Sekali lagi, ada nggak? Sekali lagi, ada nggak?,” tegas KDM.

“Nggak pernah ada,” disusul jawaban Sekretaris R.

KDM pun menyampaikan, karena pihak terkait sudah mengakui dengan jujur, maka persoalan yang ramai diperbincangkan dinilai sudah selesai.

“Saya sudah anggap clear. Nggak ada masalah. Untuk itu, tetap Pak Wakil Bupatinya bersalah pada istrinya. Tidak menjaga perasaan istrinya,” imbuhnya.

“Seluruh bersalah itu nanti akan saya kasih hukuman. Hukumannya nanti akan saya putuskan. Terima kasih ya untuk informasi ini. Ini kita sampaikan apa adanya. Karena kita hidupnya tidak ada apa-apanya,” pungkas KDM. (Bas)

Laman:

1 2
0 Komentar