Menurut Raadhiyah, peserta tidak cukup hanya mampu mendapatkan jawaban yang benar. Dalam kompetisi tersebut, mereka juga dituntut menentukan strategi dan langkah penyelesaian dengan cepat, khususnya ketika harus bekerja di bawah tekanan waktu.
Kondisi tersebut membuat kemampuan berpikir peserta menjadi salah satu faktor penting. Ketelitian tetap diperlukan, namun di saat bersamaan peserta harus mampu mengatur waktu dan menentukan pendekatan yang paling efektif untuk menyelesaikan tantangan.
Melewati Tiga Babak untuk Rebut Tiket Grand Final
Perjalanan tiga talenta Bandung menuju Grand Final tidak didapatkan dengan mudah. Para peserta harus melewati beberapa babak dengan karakter tantangan yang berbeda sebelum tiga nama terbaik akhirnya ditentukan.
Baca Juga:Tiga Talenta Matematika Bandung Amankan Tiket Grand Final The Genius Math League 2026Mazda Bawa Dua SUV Terbaru ke Bandung, CX-5 dan CX-30 Jadi Andalan di BCA Expo 2026
Kompetisi Regional Offline Qualification Bandung diawali dengan Round 1 – Elimination Circuit. Setelah itu, peserta melanjutkan persaingan melalui Round 2 – Precision Sprint.
Dua babak tersebut menjadi tahap awal untuk menyaring peserta dan menentukan enam orang terbaik yang berhak melaju ke semifinal.
Enam semifinalis kemudian kembali berhadapan dalam Round 3 – Gauntlet. Pada babak inilah persaingan semakin mengerucut hingga akhirnya terpilih tiga peserta terbaik yang berhak mendapatkan tiket menuju Grand Final Championship The Genius Math League 2026.
Selain menghadirkan kompetisi, rangkaian kegiatan di Bandung juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan tambahan di luar pertandingan.
Salah satunya melalui Math Workshop Session with Q&A bersama Dr. Samsul Arifin, M.Sc., S.Si., Lecturer pada Data Science Study Program sekaligus Head of Research, Publication, and Innovation, Institute for Research, Community Service, and Business Development (LP3B), ITSB.
Peserta juga mengikuti Financial Education Workshop with Q&A. Kehadiran sesi edukasi tersebut membuat Regional Qualification tidak hanya menjadi ajang untuk mengukur kemampuan matematika, tetapi sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi para peserta.
Siap Bawa Nama Bandung ke ICE BSD
Setelah memastikan diri lolos dari regional Bandung, Peter Euan Ridjab, Linggar Nur Ashari, dan Kyanu Omar Eagan kini harus mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih besar.
Baca Juga:GAC Indonesia Bawa Harga Spesial di GIIAS Bandung 2026, Ada Kesempatan Bawa Pulang AION Y PlusPasukan bodrex Ajak Generasi Muda Luangkan 5 Menit untuk Jeda, Ada Hadiah Rp1 Miliar
Ketiganya akan bertemu dengan para peserta terbaik dari regional lainnya dalam Grand Final The Genius Math League 2026.
