Jawa Barat dipilih karena memiliki ekosistem anak muda dan komunitas kreatif yang dinamis. Potensi tersebut tumbuh dari berbagai lingkungan, mulai dari komunitas, sekolah, kampus, hingga kelompok seni pertunjukan. Sharon berharap pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti BOSS tidak berhenti setelah kompetisi selesai.
“Kami berharap mereka tidak berhenti sampai di kompetisi ini. Semoga pengalaman selama mengikuti BOSS membuat mereka semakin percaya diri untuk terus berkarya, mengembangkan kemampuan, dan membangun jejaring,” katanya.
BOSS sebelumnya telah digelar pada 2024 dengan konsep pencarian talenta muda di berbagai bidang, mulai dari menyanyi, band, hingga tari. Untuk 2026, konsep tersebut dikembangkan secara lebih spesifik melalui seni pertunjukan kabaret.
Baca Juga:Rektor Baru USB YPKP Targetkan 20 Ribu Mahasiswa dan 10 ProfesorProduksi Lokal Jadi Langkah Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Bandung 2026
Sierra ke depan masih terbuka untuk mengeksplorasi berbagai bentuk kreativitas yang relevan dengan anak muda. “Yang ingin kami pertahankan adalah semangatnya: memberikan ruang bagi anak muda untuk berekspresi, berproses, dan menunjukkan kemampuan mereka,” ujar Sharon. (bbs)
