JABAR EKSPRES – Komisi I DPRD Jawa Barat turut merespon terkait polemik kerja sama aset Pasar Kreatif Jawa Barat (PKJB). Pihaknya bakal mendalami persoalan tersebut.
Anggota Komisi I DPRD Jabar Sikon Djampi menuturkan, pihaknya ikut menyayangkan jika polemik kerja sama aset itu belum tuntas. Tapi memang informasi detail masih belum didapatkan.
“Kami pelajari dan dalami dulu ya,” terangnya, Rabu (9/9/2026).
Aset sebenarnya menjadi salah satu kekuatan positif. Itu bisa dioptimalkan untuk mendongkrak pendapat daerah.
Baca Juga:Sempat Tersandung Kontrak Aset, The Park Operasional Lapangan Padel hingga Arena Berkuda Pasar KreatifBayar Denda Rp2,3 Miliar Tapi Belum Legal, Ada Apa dengan Pemanfaatan Aset PT Jaswita?
Tapi memang administrasi dan ketentuan yang ada harus di ikuti dengan baik. “Harapan kami ada perbaikan,” jelasnya.
Saat ini aset di Jalan Pahlawan itu telah dikembangkan dengan dibangun tidak hanya kios atau tenant Pasar Kreatif, tapi juga ada lapangan Padel hingga arena berkuda. Hal itu juga bisa meningkatkan animo masyarakat untuk datang ke kawasan itu.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati. Komisi I akan memonitor perkembangan tata kelola aset tersebut.
Lalu tidak menutup kemungkinan juga bakal melakukan pemanggilan pihak yang bersangkutan ataupun sidak ke lokasi jika diperlukan. “Kami monitor dulu perkembangannya,” jelasnya.
Sebelumnya, pengelolaan The Park atau Pasar Kreatif Jawa Barat (PKJB) sempat bermasalah. Kini, Lapangan Padel hingga arena berkuda telah kembali beroperasi.
Polemik itu berkaitan dengan kerja sama aset yang ada di Jalan Pahlawan Kota Bandung tersebut, karena operasional dan pengembangan sempat melebihi lahan yang dikerjasamakan. (Son)
