Sementara ditempat yang sama,Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Provinsi Jawa Barat, Donny Hardiana menyambut baik peluncuran program tersebut.
Menurutnya, program yang menjadi terobosan dari BPOM tersebut telah lama dinantikan oleh pelaku industri farmasi, terutama dalam meningkatkan kualitas dan produksi obat.
“Ini adalah acara yang luar biasa untuk dukungan dari Badan POM, khususnya untuk penyediaan obat yang berkualitas bagi masyarakat. Badan POM membantu kami untuk bisa meningkatkan kualitas, meningkatkan produksi, dan juga menyerap permasalahan aktual yang dialami oleh usaha farmasi,” ujarnya.
Baca Juga:9 Pejabat Polres Tasikmalaya Bergeser, Kabag Ops dan Kasat Lantas DigantiSoroti Perlindungan Hari Tua Pekerja Informal, Menaker: Perlinsos Hak Setiap Warga Negara
Maka dengan adanya hal ini, Donny menuturkan pelaku industri farmasi berkomitmen mendukung BPOM dalam memastikan obat yang tersedia bagi masyarakat memenuhi standar keamanan, kualitas, dan khasiat.
“Kami berkomitmen untuk selalu mendukung Badan POM dalam menyediakan obat yang berkualitas, aman, dan berkhasiat,” pungkasnya.
(San)
