Yang menarik, air yang digunakan di kolam tersebut tidak didatangkan dari tempat lain. Air panas dialirkan langsung dari sumber kawasan kawah.
Melga menilai karakteristik air panas dari sumber tersebut menjadi salah satu kelebihan tersendiri.
“Iya, langsung. Kalau khasiatnya itu bagus lah buat kesehatan. Terus dari sumber air kawahnya juga beda dengan yang lain,” tuturnya.
Baca Juga:Rp86 Miliar Digelontorkan untuk Irigasi Tasikmalaya, Naik 3 Kali Lipat dari Tahun LaluTiga Ruas Jalan Rampung, Bupati Cecep: Mudah-mudahan Tak Ada Lagi Mobil Terperosok
Kehadiran The Glorious Crater Kamojang juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pilihan wisata baru di wilayah Bandung Timur.
Melga menyebut kawasan wisata dengan konsep yang menggabungkan kawah, pemandian air panas, dan akomodasi tersebut menjadi salah satu yang pertama di kawasan Kamojang.
“Kalau untuk yang kawahnya di area Kamojang, ya ini yang pertama,” ucapnya.
Menariknya, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Jawa Barat. Melga mengatakan pengunjung dari luar provinsi juga mulai berdatangan untuk merasakan langsung suasana kawasan Kamojang.
“Alhamdulillah untuk pengunjung dari luar Jawa Barat juga banyak. Terutama kalau Jawa Barat sudah enggak asing lagi mungkin, tapi kebanyakan dari luar daerah juga,” katanya.
Bagi Melga, membangun tempat wisata tersebut bukan sekadar menghadirkan destinasi rekreasi.
Ada keinginan untuk mengembangkan potensi alam yang sebelumnya hanya dikenal sebagai kawasan kawah menjadi pengalaman wisata yang lebih lengkap.
Baca Juga:Kapolres Tasikmalaya Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Melayani MasyarakatBupati Tasikmalaya Apresiasi Dua Pelajar Peraih Medali O2SN Nasional 2026, Buah Perjuangan dari Tingkat Daerah
Sebelum dikelola dan dikembangkan seperti sekarang, kawasan tersebut menurut Melga hanya memiliki area kawah. Dari kondisi itulah muncul gagasan untuk melakukan inovasi dengan menambahkan berbagai fasilitas bagi wisatawan.
“Dulu saya pas sebelum mengelola di sini mungkin cuma kawah aja di sini. Areanya cuma satu. Alhamdulillah ada rezeki, mencoba berinovasi untuk lebih membangun kemajuan di Kabupaten Bandung sendiri,” katanya.
Kini, pengunjung tidak harus sekadar datang, melihat kawah, lalu pulang. Mereka bisa menghabiskan lebih banyak waktu di kawasan tersebut, berendam di air panas, menikmati suasana pegunungan, mencoba pengalaman glamping atau camping, hingga bermalam di vila.
Perpaduan antara sumber air panas alami, lanskap kawasan kawah, serta pilihan akomodasi itu menjadi daya tarik The Glorious Crater Kamojang untuk menawarkan cara berbeda menikmati wisata alam Kabupaten Bandung.
