Perpustakaan Kota Cimahi Buka Ruang Literasi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Perpustakaan Kota Cimahi memperkuat layanan literasi inklusif bagi difabel melalui kunjungan sekolah, tur pe
Perpustakaan Kota Cimahi memperkuat layanan literasi inklusif bagi difabel melalui kunjungan sekolah, tur perpustakaan, dan edukasi sejarah. (Mong)
0 Komentar

Untuk memperluas pengalaman pengunjung, Perpustakaan Kota Cimahi juga menyediakan agenda tur perpustakaan atau Tour Library. Diah menyebut, Senin hingga Rabu dijadwalkan sebagai waktu pelaksanaan kegiatan tersebut.

Program itu merupakan bagian dari Tour Library Fantastik yang sebelumnya dirilis dalam rangkaian peringatan ulang tahun Kota Cimahi.

“Jadi, pengunjung perpustakaan itu diajak tour perpustakaan untuk mengenal apa yang ada di perpustakaan ini. Seperti layanan-layanan yang ada, dan memanfaatkan layanan-layanan yang ada di perpustakaan,” imbuhnya.

Baca Juga:Semarak HUT RI ke-81, Kebun Raya Bogor Gelar Lomba 17-an hingga Parade Onthel Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang

Selain mengenalkan berbagai layanan dan koleksi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkenalkan sejarah Kota Cimahi kepada para pengunjung.

Diah mengatakan, perpustakaan nantinya juga mengenalkan bangunan-bangunan bersejarah atau heritage yang ada di Kota Cimahi. Hal tersebut dinilai penting agar generasi muda tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari buku, tetapi juga memahami jejak sejarah yang berada di lingkungan tempat mereka tinggal.

“Di sini tuh ada nanti ada selain koleksi-koleksi buku, itu ada pengenalan untuk bangunan-bangunan heritage,” kata Diah.

Menurut dia, Kota Cimahi memiliki 12 bangunan heritage yang perlu dikenalkan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar. Informasi mengenai bangunan-bangunan bersejarah tersebut nantinya dapat dipelajari melalui perpustakaan.

“Kita kan ada 12 bangunan heritage, supaya anak-anak dan masyarakat paham bahwa kita ada bangunan bersejarah. Itu ada 12 apa saja, nanti itu akan ada di perpustakaan, dan dipelajari di perpustakaan,” pungkas Diah. (Mong)

Laman:

1 2
0 Komentar