Reza Arap Meriahkan Ciwalk Bandung, Harusnya Horror Siap Bawa Komedi, Horor hingga Persahabatan ke Bioskop

Reza Arap Meriahkan Ciwalk Bandung, Harusnya Horror Siap Bawa Komedi, Horor hingga Kisah Persahabatan ke Biosk
Reza Arap Meriahkan Ciwalk Bandung, Harusnya Horror Siap Bawa Komedi, Horor hingga Kisah Persahabatan ke Bioskop
0 Komentar

Jadi Kenangan Terakhir Bersama Lula Lahfah

Di balik kemasan komedi dan horornya, Harusnya Horror menyimpan sisi emosional yang cukup kuat. Film ini juga menjadi persembahan terakhir bagi almarhumah Lula Lahfah.

Bagi Reza Oktovian, keterlibatan Lula dalam proses produksi meninggalkan kenangan mendalam bagi dirinya maupun seluruh kru dan pemain.

“Setiap detik bersama Lula harusnya indah, kami berdua benar-benar menghargai waktu bareng. Semua kru dan pemain di film ini juga merasakan betapa besarnya dukungan dan kehadirannya selama produksi,” kata Reza di Bandung, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga:Rayakan HUT ke-19, Edulab Siapkan Universitas di Bandung dan Ekspansi 20 Cabang Baru94 OKP dan PK KNPI Se-Kabandung Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dari Bupati KDS

Ia mengatakan, meskipun film tersebut dikemas dalam genre komedi-horor dengan cerita yang absurd, ada pesan yang ingin disampaikan kepada penonton mengenai arti persahabatan dan pentingnya menghargai orang-orang terdekat.

“Meski kemasannya komedi-horor dengan cerita yang absurd, tetapi saya ingin menyajikan tentang arti persahabatan, pengorbanan, dan pentingnya menghargai orang terdekat sebelum terlambat,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu kekuatan emosional Harusnya Horror. Di tengah cerita yang menghadirkan kelucuan dan situasi tidak terduga, penonton tetap diajak untuk melihat nilai kehilangan serta hubungan yang terjalin di antara para tokohnya.

Debut Layar Lebar Member AAAClan

Tak hanya menjadi debut penyutradaraan bagi Reza Oktovian, Harusnya Horror juga menjadi debut akting layar lebar bagi seluruh member AAAClan.

Mereka adalah George Tierson (Jot), Yukatheo Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry), Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), Niko Junius (Niko), dan Bravyson (Vicong).

Film ini turut menghadirkan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Cellos).

Bagi para member AAAClan, keterlibatan dalam film ini menjadi pengalaman baru karena mereka harus keluar dari karakter yang selama ini dikenal publik sebagai Marapthon dan menghadirkan sosok berbeda di layar lebar.

Baca Juga:KDS Dorong Penguatan PAD dan Efisiensi APBD di Tengah Tantangan FiskalBursa Sajadah Luncurkan Koleksi Haji-Umrah 2026 Lewat HAJJWALK di Bandung

Jot yang memerankan karakter Kevin mengungkapkan bahwa Reza memberikan ruang bagi para pemain untuk mengeksplorasi karakter masing-masing selama proses produksi.

“Sebagai sutradara, Reza memberikan treatment yang berbeda untuk kami. Dia memberikan kekebasan kreatif ke kami sebagai aktor untuk bisa mengeksplorasi karakter. Dibantu dengan acting coach dan proses development bersama, kami jadi bisa menampilkan sisi di luar Marapthon dan menjadi karakter baru yang belum pernah terlihat sebelumnya,” ujar Jot.

0 Komentar