Di sisi lain, kasus kehilangan komponen PJU mulai berkurang sejak Dishub menghentikan penggunaan lampu tenaga surya. Sejak 2023, pembangunan PJU baru menggunakan lampu LED dengan jaringan listrik konvensional sehingga risiko kehilangan aki maupun komponen pendukung lainnya jauh lebih kecil.
Meski demikian, percepatan pembangunan PJU masih bergantung pada kemampuan APBD Kabupaten Bandung Barat. Berbeda dengan pembangunan jalan yang dapat memperoleh dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK), pembangunan PJU umumnya hanya mengandalkan anggaran daerah, sementara bantuan pemerintah pusat bersifat hibah dan tidak bisa diusulkan secara langsung.
Ke depan, kebutuhan PJU diperkirakan akan terus bertambah seiring pendataan jalan desa yang belum seluruhnya masuk dalam basis data pemerintah. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemkab Bandung Barat memastikan program Bandung Barat Caang tetap menjadi prioritas dan akan dijalankan secara bertahap.
Baca Juga:Dishub Cimahi Fokus Tambah PJU Baru di Jalan Minim Penerangan, Ini StrateginyaTanpa PJU, Jalan Raya Sariwangi-KBB Jadi Titik Rawan Kecelakaan dan Kejahatan
“Penambahan PJU akan terus kami lakukan sesuai kemampuan anggaran daerah. Harapannya, setiap tahun cakupan penerangan jalan semakin luas sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara bertahap,” pungkas Ridwan. (Wit)
