“Launching ini kami lakukan menjelang Hari Anak Nasional karena kami percaya setiap anak memiliki mimpi. Mimpi membutuhkan tempat untuk tumbuh. DBL ingin terus menjadi tempat di mana anak-anak muda Indonesia menemukan mimpinya, mengembangkannya, lalu berani mengejarnya,” ujar Founder dan CEO DBL Indonesia Azrul Ananda.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, mengapresiasi DBL Indonesia yang hadir sebagai ekosistem olahraga pelajar. Apalagi DBL tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pengembangan peserta didik secara menyeluruh melalui pendekatan yang berorientasi pada murid, inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Ia juga mendorong sekolah-sekolah di Indonesia untuk memanfaatkan DBL sebagai wadah pengembangan talenta karena kompetisi tersebut telah melalui proses kurasi Puspresnas. x
Baca Juga:Ibunda Viknes Waren: Anak Saya Memang Gagal ke Amerika, Tapi DBL Ikut Membentuk Mentalnya hingga MenduniaDari MVP DBL ke Runway Jacquemus, Viknes Waren Mahaputra Bersinar di Panggung Fashion Prancis
Tahun ini kompetisi DBL juga mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) lewat pengakuan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Setiap prestasi yang diukir anak-anak DBL akan mendapatkan sertifikat dari Puspresnas.
Eksistensi liga DBL selama 22 tahun ini terbukti tidak hanya menjadi ajang di mana anak muda menyalurkan mimpi di basket. Nilai-nilai profesional yang ditularkan selama berkompetisi juga menjadi modal mereka untuk berkecimpung di dunia profesional dalam bidang lain. Alumni DBL tidak hanya menghiasi daftar pemain basket profesional bahkan timnas basket. Sebagian dari mereka juga mengejar mimpinya di bidang yang lain.
Ada nama Viknes Waren misalnya. Viknes beberapa waktu terakhir viral di media sosial karena bakat modeling-nya sukses mengantarnya tampil di berbagai fashion show di luar negeri, terbaru di Perancis.
Ada juga nama Dita Karang, yang membawa kabar membanggakan bahwa alumni DBL Dance tersebut sukses menjadi member girlband K-Pop Secret. Dua nama di atas merupakan alumni DBL Jogjakarta. Di bidang lain, ada nama Nahal Rizaq, alumni DBL Lampung yang sukses menjadi lulusan terbaik Akademi Polisi (Akpol) alias Adhi Makayasa.
Komitmen DBL untuk memfasilitasi anak muda menggapai mimpi dan pengalaman juga dibuktikan lewat program All-Star. Dalam launching tersebut, DBL Indonesia juga mengumumkan pelepasan skuad elite Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 yang terdiri dari 24 pemain dan dua pelatih terbaik hasil seleksi DBL Camp. Mereka dijadwalkan bertolak ke Amerika Serikat pada 22 Juli.
