“Kami adaptasikan dengan proses penataan Lapangan Gasibu yang terintegrasi dengan penataan halaman Gedung Sate,” terangnya.
Namun Herman juga menuturkan bahwa layanan literasi bakal tetap ada di Lapangan Gasibu. Konsepnya adalah digital dan mobile.
“Kami konsisten dengan penyediaan fasilitasi literasi melalui perpustakaan yang insyaallah akan bertransformasi menjadi perpustakaan digital di satu sisi. Dan bagi warga masyarakat yang membutuhkan literasi manual, kami siapkan perpustakaan mobile,” Cetusnya.(son)
