Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkot Cimahi Tetap Bangun Ulang Puskesmas Melong Tengah Senilai Rp5,1 M

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira saat sambutan dalam Pembongkaran Puskesmas Melong Tengah
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira saat sambutan dalam Pembongkaran Puskesmas Melong Tengah (Doc. Humas Pemkot Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah kebijakan disiplin fiskal dan efisiensi anggaran yang diterapkan pada 2026, Pemerintah Kota Cimahi tetap melanjutkan investasi di sektor kesehatan dengan membangun kembali Puskesmas Melong Tengah.

Fasilitas layanan kesehatan yang berada di Kecamatan Cimahi Selatan itu mulai dibongkar pada Senin, 22 Juni 2026, sebagai tahap awal revitalisasi total gedung yang telah lama digunakan masyarakat.

Langkah tersebut menjadi salah satu proyek prioritas Pemkot Cimahi di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Pembangunan dilakukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dengan nilai pagu sekitar Rp5,1 miliar.

Baca Juga:Mahasiswa Tasikmalaya Soroti Gelombang Aksi Pendukung MBG dan Sesalkan Sikap PemkabRibuan Massa GEMP4R Dukung Program Strategis Nasional, Wabup Pastikan Pemkab Tasikmalaya Beri Dukungan

Revitalisasi Puskesmas Melong Tengah tidak hanya ditujukan untuk memperbarui bangunan fisik, tetapi juga memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan primer.

Gedung baru nantinya dirancang untuk mendukung implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP), kebijakan nasional yang mengedepankan pelayanan kesehatan yang lebih terpadu dan dekat dengan masyarakat.

Pemkot Cimahi menargetkan proses pembongkaran selesai pada pertengahan Juli 2026. Setelah itu, pembangunan fisik akan segera dimulai dengan target penyelesaian dalam waktu 150 hari kerja. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, bangunan baru ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2026 dan mulai beroperasi pada awal 2027.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudiathira, menegaskan bahwa sektor kesehatan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah meskipun pemerintah sedang melakukan penyesuaian anggaran di berbagai sektor.

“Di tengah disiplin fiskal tahun 2026 ini, kita tetap bisa membangun layanan kesehatan. Tidak mudah tentunya menggelontorkan anggaran yang cukup besar ke sini. Tapi kami tetap konsekuen pada arah pembangunan prioritas yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, cuma secara porsi agak kita atur supaya semua terlaksana,” kata Adhitia saat ditemui di Cimahi, Selasa (30/6/2026).

Menurut Adhitia, alokasi anggaran sebesar Rp5,1 miliar tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan layanan dasar tetap mendapat ruang dalam kebijakan belanja daerah.

“Dengan menggelontorkan anggaran Rp5,1 miliar tahun ini untuk merevitalisasi Puskesmas Melong Tengah yang mulai dilakukan. Proses revitalisasi dimulai dengan pembongkaran,” ujarnya.

Baca Juga:Peringatan HANI 2026 Perkuat Komitmen Lindungi Generasi Muda dari Bahaya NarkobaInspektorat Kabupaten Tasikmalaya Jadikan Momen Asyura untuk Berbagi dengan Anak Yatim dan Lansia

“Kita membongkar bangunan Puskesmas Melong Tengah, persiapan pembangunan bangunan yang baru. InsyaAllah menggunakan anggaran 2026 dengan pagu anggaran Rp5,1 miliar,” sambung Adhitia.

0 Komentar