Selain cerita Kemal, semangat “Lebih dari Lari” Surabaya GFR 2026 juga terbukti sukses menjadi jembatan pelepas rindu antar-kawan lama. Banyak peserta yang sengaja datang berkelompok atau meluangkan waktu demi bertemu kembali dengan lingkaran pertemanan mereka yang terpisah jarak maupun kesibukan harian.
Cerita menarik datang dari duet sahabat, Aris Fatkhur Rohman (peserta 10K asal Pasuruan) dan Indra Rubi Arko (peserta 10K asal Surabaya). Keduanya merupakan pecinta Persebaya sejak SMP yang awalnya dipertemukan lewat hobi mendaki gunung dan sering berlatih lari bersama sejak tahun 2018.
Bagi mereka, GFR 2026 merupakan panggung yang pas untuk menantang diri sekaligus berkumpul bersama geng kuliah mereka. Aris dan Indra kompak naik kelas dari kategori 5K tahun lalu kemudian ke kategori 10K tahun ini. “Ada sekitar tujuh teman kuliah kami yang ikut lari. Mayoritas dari mereka berprofesi sebagai guru yang tersebar di Surabaya, Lamongan, dan Malang,” cerita Aris penuh semangat.
Baca Juga:Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Bogor, Ini Kata PolisiLibur Masak, Paguyuban Relawan SPPG Tasikmalaya Ajak Mitra Lengkapi Perizinan
Keseruan reuni lintas generasi juga ditunjukkan oleh dua pelari senior, Lina Dewi Wijayanti dan Endah Sutjiningtyas. Meskipun sudah memasuki usia kepala enam dan tetap produktif di kesibukan masing-masing, Lina yang bekerja di bidang akuntansi konsultan dan Endah sebagai ibu rumah tangga, keduanya tampil bugar saat mengambil nomor BIB kategori 5K.
Lina dan Endah merupakan bagian dari komunitas lari Ikasmanca Runner, perkumpulan bagi para alumni SMAN 5 Surabaya. Keduanya merupakan sahabat karib (bestie) sejak masa putih abu-abu di SMA. Persahabatan yang telah terjalin selama lebih dari 40 tahun tersebut kini diisi dengan berbagai kegiatan positif demi menjaga kebugaran di masa lansia.
Bagi mereka, mengikuti ajang besar seperti GFR 2026 bukan sekadar mencari medali, melainkan menjaga kesehatan sembari menjaga tali silaturahmi.
“Di komunitas kami, yang ikut GFR tahun ini banyak banget, hampir 100 orang alumni SMAN 5 Surabaya yang tersebar di berbagai kategori, bahkan ada yang ikut kategori Half Marathon. Lewat event lari seperti ini, kami bisa bertemu teman-teman lama, jadi rasanya happy dan badan juga ikutan sehat,” tutup Lina.
