Tak Punya Ijazah untuk Cari Kerja, Pemkot Bogor Dorong Pengamen Sekolah Paket Lewat PKBM

Wali kota Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat berbincang dengan sejumlah pengamen di kawasan Alun-Alun Bogor pada Jumat (26/6/2026) malam. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

Yoris menyebut, dari hasil penelusuran awal, terdapat satu anak yang putus sekolah dengan usia sekitar 11 tahun di wilayah Cikaret. Ia memastikan anak tersebut akan ditelusuri lebih lanjut untuk penanganan pendidikan.

“Yang putus sekolah sih hanya satu orang. Usianya sekitar 11 tahun. Kami akan cek dulu ke rumahnya,” ujar Yoris.

Ia menambahkan, data pendidikan anak tersebut akan ditelusuri melalui Dapodik untuk memastikan status terakhirnya sebagai siswa.

Baca Juga:3 Bangunan Ruko Terbakar di Ciomas Bogor, Kerugian Ditaksir Capai 700 JutaBPJS Jadi Syarat Pedagang di Marketplace Dapat Insetif, Diskon Biaya Layanan 50 Persen 

“Data terakhir dia sebagai siswa nanti bisa dilanjutkan. Yang penting tidak putus sekolah,” katanya.

Dengan demikian, Pemerintah Kota Bogor menegaskan akan terus mendorong warga yang putus sekolah untuk kembali mengakses pendidikan, salah satunya melalui PKBM

Layanan pendidikan kesetaraan melalui PKBM tersebut pun diharapkan dapat membantu masyarakat putus sekolah untuk memperoleh ijazah, sehingga dapat meningkatkan peluang kerja serta memperkuat kualitas hidup, khususnya bagi warga yang masih bekerja di sektor informal.

0 Komentar