Sempat Tersesat Tiga Jam di Mina, Syaffari dan Elly Tersenyum Haru Saat Kembali Tiba di Bogor 

Sempat Tersesat Tiga Jam di Mina, Syaffari dan Elly Tersenyum Haru Saat Kembali Tiba di Bogor 
Elly Suwelni (70) dan Ahmad Syaffari (76), jemaah haji Kloter 10 Kota Bogor, saat tiba kembali di Bogor dan disambut oleh keluarga mereka usai menjalankan ibadah haji selama 40 hari. Balai Kota Bogor, Jumat (13/6/2026). Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres
0 Komentar

“Ini bahkan mau pingsan si Bapak. Kelihatannya sudah sangat lelah karena juga kan di sana panas banget. Jalan bolak-balik untuk lempar jumrah di Mina dari tenda kami itu kan sekitar 10 kilometer. Saya bilang, ‘Semangat, semangat. Lihat Mama. Mama masa kuat, Bapak nggak kuat’ saya bilang gitu terus biar Bapak tidak nyerah dan kami bisa kembali tendang rombongan Indonesia,” kenang Elly.

Melihat kondisi suaminya yang nyaris tak sanggup melangkah, Elly bahkan sempat hendak menyewa jasa kursi roda berbayar seharga 150 riyal atau sekitar Rp700 ribu. Baginya, yang terpenting saat itu adalah memastikan Syaffari tidak sampai pingsan dan bisa kembali ke tenda dengan selamat.

Saat harapan mulai menipis, pertolongan akhirnya datang. Elly melihat petugas Arab yang berjaga di sekitar lokasi ia berjalan, lalu segera menghampirinya sambil menunjukkan gelang identitas dan kartu nusuk milik mereka.

Baca Juga:Satu Jemaah Haji Asal Cikalong Tasikmalaya Wafat di Tanah SuciPedagang Pernak-pernik Haji di Pasar Baru Bandung Keluhkan Penjualan Anjlok hingga 50 Persen

Setelah memastikan data keduanya, petugas tersebut mengantar Elly dan Syaffari kembali ke tenda tempat rombongan jemaah Indonesia menginap di Mina.

Rasa lega pun tak terbendung setelah hampir tiga jam tersesat di tengah lautan manusia di Mina dengan cuaca yang sangat terik.

“Alhamdulillah dibantu petugas Arab, diantar sampai basecamp Indonesia. Bapak sampai nangis waktu sudah sampai,” kenang Elly.

Setibanya di tenda, mereka langsung melapor kepada ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) bahwa sempat terpisah dari rombongan. Syaffari pun diminta beristirahat untuk memulihkan kondisinya.

Pada hari kedua dan ketiga lempar jumrah, Elly memutuskan untuk membadalkan ibadah lempar jumrah suaminya. Ia tak ingin memaksakan kondisi Syaffari yang masih kelelahan usai insiden tersesat tersebut.

“Saya sama Bapak senang sekali bisa balik ke rombongan. Langsung konfirmasi ke karom. Besoknya sama lusa, saya yang membadalkan lempar jumrah Bapak karena kondisinya sudah tidak kuat dan saya juga khawatir kalau Bapak ikut lagi nanti kejadian seperti kemarin,” katanya.

Meski sempat diliputi kepanikan dan kelelahan akibat pengalaman tersesat di Mina, pasangan lansia itu tetap bersyukur dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik hingga akhirnya kembali ke Indonesia dan bertemu kembali dengan keluarga.

0 Komentar